Deretan Vaksin Covid-19 Sesuai Umur & Batas Penerimanya

Tech - Lynda Sari Hasibuan, CNBC Indonesia
26 February 2021 16:15
Samples of Sinovac vaccine are displayed at Suvarnabhumi airport in Bangkok, Thailand, Wednesday, Feb. 24, 2021, aheads of the arrival of first shipments of 200,000 doses of the Sinovac vaccine and 117,000 doses of the AstraZeneca vaccine on Feb. 24. (AP Photo/Sakchai Lalit)

Jakarta, CNBC Indonesia - Vaksinasi Covid-19 telah diselenggarakan di Indonesia. Kementerian Kesehatan sendiri telah mengumumkan bahwa Indonesia akan menyediakan vaksin Corona yang berasal dari tujuh produsen untuk keperluan vaksinasi nasional.

Jumlah vaksin yang diamankan sekitar 400 juta dosis. Adapun tujuh produsen vaksin tersebut, yakni Bio Farma, Sinovac, Oxford-AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Pfizer-BioNTech, Moderna, dan Novavax.

Lalu suntik vaksin Covid-19 usia berapa saja? Berikut paparannya berdasarkan jenis vaksin.

Sinovac-Bio Farma

Bio Farma akan memproduksi vaksin Corona buatan Sinova, CoronaVac, di Indonesia. Berdasarkan data, Sinovac melakukan uji klinis terhadap dua kelompok usia, yakni dewasa (18-59 tahun) dan lansia (60 tahun ke atas). Vaksin Sinovac merupakan jenis vaksin yang dimatikan/inaktivasi.

Melalui uji klinis, vaksin Sinovac diberikan sejumlah dua dosis dengan selang waktu 14 hari untuk usia 18-59 tahun dan 28 hari untuk lansia.

Pfizer-BioNTech

Vaksin Pfizer-BioNTech telah digunakan di Inggris, Bahrain, Kanada, Meksiko, AS, Singapura, Chili, Oman, Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Eropa. Vaksin ini merupakan vaksin COVID-19 yang berbasis mRNA.

Vaksin Pfizer-BioNtech akan disuntikkan dalam dua dosis dengan selang waktu 21 hari. Berdasarkan data yang dirilis, ada tiga kelompok relawan yang menerima suntikan vaksin, di antaranya kelompok usia 12-15 tahun, usia 16-55 tahun, dan 55 tahun ke atas. Data uji klinis tahap 3 menunjukkan kemanjurannya hingga 95 persen.

Oxford- AstraZeneca

Saat ini vaksin Oxford-AstraZeneca baru diuji pada sukarelawan dewasa yang sehat berusia antara 18-55 tahun di Inggris, Brasil, serta Afrika Selatan. Dalam pengujian itu, relawan menerima dua dosis suntikan antara empat hingga 12 minggu.

Baru-baru ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan rekomendasi sementara terkait vaksin tersebut, mengatakan vaksin dapat diberikan kepada orang-orang yang berusia 18 tahun ke atas "tanpa batas usia maksimal".

Moderna

Vaksin Moderna yang bernama mRNA-1273 ditujukan untuk orang yang berusia 18 tahun ke atas. Setiap relawan menerima dua dosis suntikan dengan selang waktu 28 hari.

Vaksin itu diklaim memiliki kemanjuran 94,1 persen. Dalam uji klinis, vaksin Corona Moderna berhasil menciptakan antibodi dan T-cell pada orang tua dan lansia. Bahkan antibodi yang dihasilkan lebih tinggi dari orang yang telah pulih dari Covid-19.

Moderna menguji vaksin pada 10 orang dewasa berusia 56 tahun dan 70 tahun, lalu 10 orang dewasa lanjut usia 71 tahun ke atas.

Novavax

Untuk saat ini, penerima vaksin Novavax dibatasi pada usia 18 hingga 59 tahun. Hasil uji coba fase 1 menyebut penerima vaksin mengembangkan respons antibodi dengan berbagai dosis.

Sinopharm

Vaksin Sinopharm telah disuntikkan kepada orang sehat berusia antara 18 hingga 80 tahun, dengan dua dosis vaksin per relawan. Negara-negara yang telah memberikan EUA kepada vaksin ini selain China, meliputi Uni Emirat Arab, Bahrain, serta Mesir.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading