Sah! Facebook & Google Wajib Bayar Konten ke Media Berita

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
25 February 2021 18:59
foto : Reuters/ David Gray

Jakarta, CNBC Indonesia - Australia resmi mengeluarkan Undang-Undang (UU) baru yang mewajibkan platform digital seperti Facebook dan Google membayar konten berita media lokal dan penerbit yang muncul di news feeds atau hasil pencarian.

Kebijakan diharapkan segera efektif dalam beberapa hari ke depan setelah disetujui parlemen sebagai aturan bernama News Media and Digital Platform Mandatory Bargaining Code.

"Kode etik ini akan memastikan media berita mendapatkan pendapatan yang adil untuk konten yang mereka hasilkan, membantu mempertahankan jurnalisme untuk kepentingan publik di Australia," ungkap Menteri Keuangan Australia, Josh Frydenberg dan Menteri Komunikasi Australia Paul Fletcher dalam pernyataan bersama, melansir CNBC International, Kamis (25/2/2021).


Mereka berdua juga memuji hasil perundingan antara pemerintah Australia dengan Facebook dan Google yang dicapai baru-baru ini dalam kesepakatan komersial bisnis media berita Australia.

Kebijakan ini lahir karena Australia melihat ketidakadilan terhadap media berita dan penerbit. Pasalnya, Google dan Facebook tidak pernah membuat konten atau berita, tetapi mereka mendapatkan manfaat yang sangat besar dengan dipublikasikannya berita dan konten di kedua platform ini.

Google dan Facebook mendapatkan penghasilan yang besar di iklan digital perusahaan karena platformnya banyak digunakan, sementara kantor berita atau penerbit hanya mendapatkan sebagian kecil saja dari Google dan Facebook.

UU baru ini sempat menjadi sumber ketegangan Google dan Facebook. Google menyebut aturan tersebut tidak bisa dijalankan karena tak sesuai dengan algoritma Google. Bahkan raksasa mesin pencarian ini mengancam akan meninggalkan Australia. Facebook bahkan lebih berani lagi. Mereka memblokir semua konten berita di platformnya.

Namun Google dan Facebook takluk karena potensi kehilangan pendapatan yang besar yang akan diderita. Mereka bersedia menjalankan aturan baru ini.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading