Internasional

Elon Musk Buat Geger, Tesla Borong Bitcoin hingga Rp 21 T

Tech - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
09 February 2021 06:10
FILE PHOTO: Tesla Motors CEO Elon Musk speaks during the National Governors Association Summer Meeting in Providence, Rhode Island, U.S., July 15, 2017. REUTERS/Brian Snyder/File Photo

Jakarta, CNBC IndonesiaTesla Inc mengumumkan membeli bitcoin senilai US$ 1,5 miliar (Rp 21 triliun). Melansir CNBC International ini tertuang dalam pengajuan ke Komite Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat (AS).

Perusahaan mengatakan langkah ini diambil agar lebih fleksibel mendiversifikasi dan memaksimalkan pengembalian dalam bentuk tunai. Produsen mobil listrik ini juga akan menerima pembayaran produk dengan bitcoin.


Hal itu menjadikan Tesla sebagai produsen mobil besar pertama yang resmi menggunakan mata uang digital (crypto) ini sebagai alat pembayaran. Meski demikian, perusahaan menegaskan transaksi dilakukan terbatas dan tetap akan tunduk pada hukum yang berlaku.

Pengumuman ini dilakukan pasca dua pekan lalu pemilik Tesla, Elon Musk ,mencuit tagar #bitcoin di akun Twitter-nya. Hal tersebut sempat membuat harga uang crypto itu melonjak hingga 20%.

"Pada saat ini, saya berpikir bahwa bitcoin adalah hal yang baik dan saya adalah pendukungnya," ujarnya dua hari kemudian di situs obrolan media sosial Clubhouse.

Investasi Tesla ke bitcoin menjadi representasi baru yang signifikan tentang perpindahan dari uang tunai ke crypto dalam investasi. Perusahaan ini mencatat memiliki US$ 19 miliar dalam bentuk tunai dan setara kas di akhir 2020 lalu.

Pernyataan Tesla ini membuat bitcoin kembali naik 12% dalam perdagangan Senin (8/2/2021) pagi di AS. Bahkan rekor baru dicetak, di atas US$ 44.000.

Tak Stabil

Sejumlah analis menilai langkah Tesla merupakan berita baik bagi perkembangan asset digital. Ini menegaskan meningkatnya minat dan kepercayaan para pemain ekonomi penting di Bitcoin.

"Ini mengikuti tren yang telah diamati sejak Microstrategy, PayPal, dan beberapa lagi dan penerimaan mata uang crypto, " kata Alhi Startegi dari Natixis di Prancis, Nordine Naam dikutip dari Reuters.

Tapi ia menggarisbawahi bahwa "pasar" ini sangat tidak stabil. Menurutnya kenaikan yang terjadi mungkin hanya spekulasi yang bermain karena pemberitaan.

"(Meski demikian), bagaimanapun, Tesla mungkin akan menjadi contoh bagi perusahaan besar lainnya dan ini dapat memperkuat bitcoin di masa depan.

Sementara itu Manajer Portopolio Senior di Dakota Wealth Management AS, Robert Pavlik meyakini langkah Tesla akan mengangkat 'status' perusahaan. Terutama di kelompok yang tertarik dengan produknya.

"Jika Anda tertarik pada kendaraan listrik dan tertarik pada Elon Musk, maka menerima bitcoin," katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading