Tesla Inc Borong Bitcoin US$ 1,5 Miliar, Buat Apa Sih?

Tech - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
08 February 2021 20:59
FILE PHOTO: A sign is seen outside Tesla Motors' new showroom in Manhattan's Meatpacking District in New York City, U.S., December 14, 2017.   REUTERS/Brendan McDermid/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Tesla Inc mengumumkan pada Senin (8/2/2021) telah membeliĀ bitcoin senilai US$ 1,5 miliar atau setara Rp 21 triliun (kurs Rp 14.000/US$). Dalam pengajuan kepada US Securities and Exchange Commisson, Tesla mengutarakan alasan di balik langkah tersebut.

"Perusahaan membeli bitcoin untuk mendorong diversifikasi pembayaran dan memaksimalkan pengembalian dalam bentuk tunai," tulis Tesla Inc seperti dikutip CNBC Indonesia.

Tesla juga menyatakan akan mulai menerima pembayaran dalam wujud bitcoin atas produk-produk mereka. Ini akan membuat Tesla menjadi produsen mobil pertama dalam konteks penggunaan bitcoin sebagai alat pembayaran.

Langkah ini sontak menimbulkan pertanyaan. Sebab, beberapa waktu belakangan, CEO Tesla Inc Elon Musk kerap mengunggah pesan di Twitter yang menaikkan harta cryptocurrency seperti bitcoin dan dogecoin. Hal itu tak ayal membuat banyak orang membeli mata uang digital.




Dua pekan lalu, Musk menambahkan tagar #bitcoin ke bio Twitter-nya. Langkah itu mendorong kenaikan bitcoin hingga 20%.

"Pada saat ini saya berpikir bitcoin adalah hal yang baik dan saya adalah pendukung bitcoin," ujar Elon Musk di situs obrolan media sosial Clubhouse.

Usai pengumuman Tesla Inc, harga bitcoin melesat ke level US$ 44.200 atau naik 2,5% dalam perdagangan premarket. Tesla memperingatkan investor tentang volatilitas harga bitcoin dalam pengajuan ke US Securities and Exchange Commisson.

Langkah Tesla Inc juga berdampak kepada persentase uang tunai dalam investasi perseroan. Perusahaan memiliki lebih dari US$ 19 miliar dalam bentuk tunai per 2020.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading