Keren! Misi 3 Negara ini Bakal Segera Mendarat di Planet Mars

Tech - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
07 February 2021 08:30
INFOGRAFIS, Negara-Negara Ini Berlomba Terbang ke Mars

Jakarta, CNBC Indonesia - Tiga misi antariksa dari Uni Emirat Arab (UEA), China, dan Amerika Serikat (AS) akan mendarat diĀ Mars pada bulan ini, setelah pada pekan lalu diluncurkan dari Bumi.

Keberangkatan tiga negara tersebut menandai maraton pertama ke planet merah. Ini merupakan langkah pertama UEA dalam misi antariksa, upaya independen pertama China mendarat di Mars, dan upaya pertama NASA meluncurkan helikopter ke Mars,

Konvoi langka ini diluncurkan dari Bumi sekitar musim panas lalu, saat Bumi dan Mars berbaris tepat dalam orbitnya mengelilingi matahari. Situasi ini hanya terjadi satu kali dalam dua tahun dan tiga negara memanfaatkan momen pada tahun ini.

"Pemerintah dari tiga negara tersebut melakukan misi ini untuk mengeksplorasi [Mars]," kata Bill Nye, CEO Planetary Society kepada The Verge pada Minggu (7/2/2021) seraya menambahkan tidak ada persoalan bisnis dalam perjalanan ini.

"Namun, hal ini mengarah pada perkembangan tenaga kerja yang luar biasa di negara-negara tersebut, kebanggan negara, serta rasa kebersamaan yang sejatinya tidak ternilai harganya," sambungya.

Armada pertama yang akan tiba di Mars pada bulan ini adalah Hope, yang merupakan wahana antariksa UEA. Setelah diluncurkan tujuh bulan lalu dengan roket H-IIA Jepang. Hope yang berukuran seperti mobil akan mengorbit di Mars pada 9 Februari.

Setidaknya diperlukan waktu hampir dua tahun untuk mensurvei atmosfer planet untuk mempelajari perubahan cuaca harian di Mars. Situasi ini menempatkan UEA menjadi negara Arab pertama yang mengerahkan penelitian antarplanet.



"Untuk komunitas sains, di situlah segalanya dimulai," kata Sarah al-Amiri, wakil manajer proyek Misi Mars Emirates dalam sebuah wawancara, yang seraya menambahkan armada mereka akan mulai menganalisis dara antarplanet mereka.

Dalam kurun waktu enam tahun terakhir, sekitar 450 orang merancang dan menguji pesawat ruang angkasa Hope. Program ini mendapatkan kucuran dana US$ 200 juta dari Pusat Luar Angkasa Mohammed bin Rashid dan telah bekerja dengan tim Universitas Colorado, Universitas Negeri Arizona, dan Universitas California.

Di belakang UEA, ada pesawat luar angkasa Tianwen-1 China yang akan tiba di Mars satu hari kemudian, yakni 10 Februari. Pesawat luar angkasa seberat 5 ton itu akan mengorbit di Mars untuk mengamati wilayah Utopia Planitia, sebuah tempat terbesar yang menyimpan air bawah tanah di Mars.

Tiga bulan kemudian, Tianwen-1 akan mengerahkan penjelajah ke Utopia Planitia, yang dianggap sebagai upaya berani untuk menjadi negara kedua yang mendarat dan mengoperasikan penjelajah ke permukaan Mars.

Sementara akhir bulan ini, Tianwen-1 China akan 'ditemani' penjelajah NASA yang di permukaan planet bernama "Percy". Mereka akan mendarat pada 18 Februari mendatang di bawah Kawah Jezero, situs delta sungai kuno yang diyakini menyimpan jejak kehidupan masa lalu.

Lokasi pendaratan Percy sekitar 1.600 mil dari penjelah China, atau sekitar jarak antara Miami dan bagian Utara New York. Ini merupakan misi kesembilan NASA ke permukaan Mars.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading