Lagi, Roket SpaceX Elon Musk Meledak Saat Mencoba Mendarat

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
03 February 2021 10:19
Roket SpaceX meledak saat mendarat usai uji terbang. (AP/Miguel Roberts)

Jakarta, CNBC Indonesia - Prototipe roket terbaru Starship milik SpaceX meledak saat mencoba untuk mendarat selama uji coba penerbangan. Walaupun begitu, kendaraan tersebut meluncur dengan mulus saat pengujian yang sama.

Pesawat roket Serial Number 9 atau SN9 bertujuan untuk terbang setinggi 10 kilometer atau sekitar 32.800 kaki. Penerbangan ini sama seperti yang dijalankan SpaceX pada Desember lalu saat meluncurkan SN8.

Sayangnya roket itu menghantam tanah secara terlalu keras saat mencoba mendarat. Insinyur Integrasi Utama SpaceX, John Insprucker menyebutkan jika pihaknya akan mengerjakan kembali perihal pendaratan, dikutip CNBC Internasional, Rabu (3/2/2021).


"Kami sekali lagi memiliki penerbangan yang luar biasa. Kami akan mengerjakan soal pendaratan, sedikit lagi," ungkapnya.

Walaupun SN9 meledak seperti yang terjadi dengan SN8, SpaceX percaya diri menganggap uji terbang ini sebagai peningkatan. Prototipe berikutnya, SN10 akan diujicobakan saat SN9 telah mengudara.

Menurut JOhn Insprucker dari uji terbang roket-roket ini pihaknya mendapatkan sejumlah data bagus.

"Kami mendapatkan banyak data bagus dan tujuan utama untuk mendemonstrasikan pengontrol kendaraan dan masuknya subsonic," kata Insprucker

Prototipe roket itu dibangun dengan bahan stainless steel, yang mewakili versi awal pesawat roket yang diinginkan oleh CEO SpaceX, Elon Musk.

SpaceX sendiri mencoba mengembangkan Starship dengan tujuan dapat meluncurkan pesawat untuk mengangkut kargo dan sekitar 100 orang dalam misi ke Bulan dan Mars.

Elon Musk memang langsung mengalihkan perusahaannya pada Starship, setelah berhasil melakukan perjalanan misi astronot pertamanya tahun lalu. Dia mengungkapkan jika pengembangan Starship harus dipercepat dengan segera dan dramatis.

Regulator penerbangan Amerika Serikat, Federal Aviation Administration atau FAA menganggap dengan uji coba ini akan memberikan peluang untuk meningkatkan keselamatan terbangnya.

"Meskipun ini uji coba terbang tanpa awak, investigasi akan mengidentifikasi akar masalah hari ini dan kemungkinan untuk meningkatkan keamanan seiring dengan berkembangnya program," kata FAA.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

AS Selidiki Meledaknya Roket Elon Musk Saat Mendarat, Kenapa?


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading