Fitur Baru PeduliLindungi, Registrasi Vaksin & Sertifikat

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
01 February 2021 17:13
Aplikasi Peduli Lindungi (ScreenShot Official PeduliLindungi via Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Aplikasi Peduli Lindungi menambah fitur setelah Indonesia memasuki fase vaksinasi. Fitur tersebut adalah registrasi penerima vaksin dan sertifikat vaksinasi di dalam platform tersebut.

"Pada aplikasi Peduli Lindungi, berupa registrasi penerima vaksin dan sertifikat vaksin secara digital dalam aplikasi," kata Menteri Kominfo, Johnny Plate dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Menkominfo RI, Senin (1/2/2021).

Dia juga menceritakan pengalamannya menggunakan fitur tersebut setelah mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19 beberapa waktu lalu. Sesaat setelah melakukan vaksin, dia mendapatkan informasi tersebut dalam aplikasi.


Lalu pada saat vaksinasi kedua, sertifikat secara digital juga langsung didapatkan oleh Johnny.

"Sebagai contoh saja pada dua minggu lalu saya melakukan vaksinasi pertama dan pada saat setelah vaksinasi langsung ada informasi terkait vaksinasi di dalam aplikasi. Dan tadi melakukan vaksinasi yang kedua dan secara digital sertifikatnya akan dikeluarkan di dalam aplikasi," jelas Johnny.

Dia berharap jika akan ada sosialisasi lebih masif kepada masyarakat soal aplikasi. Sehingga menurutnya masyarakat dapat menggunakan Peduli Lindungi ini untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sebagai informasi, aplikasi Peduli Lindungi sudah dapat diunduh baik di App Store dan Play Store.

Selain itu, Johnny juga menjelaskan Peduli Lindungi masuk dalam sistem informasi satu data vaksinasi. Aplikasi itu terintegrasi dengan platform mengenai Covid-19 lalu misalnya Primary Care dari BPJS Kesehatan dan Smile dimiliki Kementerian Kesehatan serta juga ada aplikasi distribusi yang dimiliki Bio Farma.

Peduli Lindungi bertugas pada registrasi ulang, sementara Primary Care untuk pencatatan dan pelaporan vaksinasi. Sementara Smile bekerja untuk memonitor distribusi vaksinasi.

Dia menyebutkan salah satu evaluasi dari sistem tersebut setelah adanya gelombang pertama vaksinasi adalah masih banyak tenaga kesehatan yang belum berhasil registrasi ulang. Namun saat ini Kominfo sudah melakukan pembaruan data pada sistem tersebut.

"Sehingga saat ini telah berhasil diterbitkan 980 ribu tiket vaksinasi tenaga kesehatan." ujar Johnny.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading