Kata Bos BPOM Soal Efikasi Vaksin Covid-19 Sinovac 50,4%

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
14 January 2021 19:59
Infografis/Daftar Orang yang Boleh & Tak Boleh Disuntik Vaksin Sinovac/Aristya Rahadian Foto: Ilustrasi vaksin Covid-19 Sinovac (CNBC Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - EfikasiĀ vaksin Covid-19 Sinovac dalam uji klinis tahap akhir di Brasil 50,4% efektif mencegah infeksi Covid-19. Angka ini turun dari minggu lalu di mana efikasi Sinovac sebesar 78%.

Angka ini berarti vaksin Sinovac menurunkan risiko terinfeksi virus Covid-19 senilai 50,4% dibanding dengan mereka yang tidak divaksinasi. Angka ini setara dengan standar minimum World Health Organization (WHO) sebesar 50%.

Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan Penny Lukito mengatakan, alasan mengapa efikasi di Brasil berubah-berubah, yakni efikasi tidak dapat dibandingkan dengan platform yang berbeda, meski platformnya sama dengan uji klinis di lokasi berbeda pun tidak dapat dibandingkan. Hal ini dikarenakan banyak parameter yang menentukan.

"Pertama dari relawan sudah berbeda, jumlahnya berbeda, kemudian tingkat risiko dari relawan berbeda di Brasil 100% adalah tenaga kesehatan, dan di Turki 20% adalah tenaga kesehatan dan 80% pekerja berisiko. Di Indonesia umum, dan ini justru lebih merepresentasikan masyarakat secara umum," kata Penny dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Kamis (14/01/2021).



Kemudian, lanjut dia, tingkat infeksi di setiap negara berbeda, budaya atau cara penegakan protokol kesehatan di setiap negara pun berbeda. Penny mengatakan efikasi merupakan penurunan dari kejadian positif yang dilihat dari mana yang terinfeksi dibandingkan yang mendapatkan placebo.

"Bagaimana dinamika relawan yang mendapatkan vaksin tidak bisa dibandingkan," katanya.

Sebelumnya, produsen vaksin China, Sinovac Biotech, merilis pembelaan perihal keamanan dan khasiat (efikasi) CoronaVac dalam melawan Covid-19, setelah rilis data interim uji klinis Brasil yang kurang memuaskan.

"Hasil uji klinis fase 3 ini cukup untuk membuktikan keamanan dan efektivitas vaksin CoronaVac di seluruh dunia," ujar Chairman Sinovac Biotech Yin Weidong seperti dikutip dari Reuters, Kamis (14/1/2021).

Menurutnya, berbagai negara menggunakan vaksin Sinovac dengan batch yang sama dalam uji coba tetapi negara itu tidak memiliki protokol pengujian yang identik. Data interim uji klinis vaksin Sinovac juga berbeda di dua negara. Di Indonesia vaksin ini efektif 65,3% lawan Covid-19 sementara Turki 91%. Indonesia dan Turki sudah menerbitkan izin penggunaan darurat vaksin Sinovac.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading