Kaspersky Komentari WhatsApp: Tak Ada Layanan yang Gratis

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
14 January 2021 17:35
Infografis: Awas WhatsAp Bikin HP Lemot, Ini Fitur Baru Atasinya! Foto: Infografis/Awas WhatsAp Bikin HP Lemot, Ini Fitur Baru Atasinya!/Arie Pratama

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebijakan privasi baru WhatsApp yang membagi dana pengguna ke Facebook menjadi perhatian publik. Salah satunya perusahaan keamanan Kaspersky. Aturan privasi baru WhatsApp berlaku mulai 8 Februari 2021.

Peneliti Senior Kaspersky Anna Larkina mengungkapkan saat ini saat ini memang tidak apa layanan yang sepenuhnya tak berbayar atau gratis. Pengguna membayar layanan yang diberikan lewat data.

"Nyatanya memang tidak ada yang sepenuhnya "tidak berbayar", dan, sayangnya, model bisnis saat ini untuk layanan gratis berarti, kita membayarnya dengan data kita," ujar dalam keterangan resmi, Kamis (14/1/2021)


"Jejaring sosial, beberapa messenger dan mesin pencari menghasilkan uang dari iklan, dan apabila semakin dipersonalisasi semakin baik. Faktanya, Facebook dan perusahaan lain telah melakukan ini melalui layanannya selama beberapa tahun terakhir.

Menurut kabar baiknya, saat ini sebagian besar perusahaan termasuk Facebook bersikap transparan tentang kebijakannya dan WhatsApp tidak membaca percakapan pengguna karena dilindungi fitur keamanan end-to-end encryption.

Fitur end-to-end encryption membuat pesan atau gambar atau video yang dikirimkan hanya bisa dibaca atau dilihat oleh pengiriman dan penerima pesan saja. Bahkan perusahaan tidak bisa membaca atau melihat pesan.

"Yang mereka telusuri hanyalah informasi teknis dan akun," ungkapnya.

"Ke depannya, integrasi antara Facebook dan WhatsApp akan terus meningkat, dan pengguna perlu memutuskan tingkat berbagi informasi apa saja yang mereka kehendaki dan aplikasi perpesanan mana yang mereka sukai."


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading