IndoXX1 & LK21 Eksis Jadi Aplikasi, Kominfo Blokir dan Hapus!

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
14 January 2021 14:16
FILE PHOTO: The Netflix logo is shown in this illustration photograph in Encinitas, California, U.S., on October 14, 2014.   REUTERS/Mike Blake/File Photo                         GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

Menonton film bajakan dari aplikasi ternyata tindakan merugikan diri sendiri. Menurut Pengamat keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, masyarakat harus berhati-hati untuk menggunakannya.

"Jadi kalau menggunakan aplikasi ini sebaiknya berhati-hati dan jangan mudah memberikan akses permission," kata Alfons kepada CNBC Indonesia.

Alfons mengatakan pengguna aplikasi ini rentan terkena eksploitasi dari iklan yang melanggar hukum. Beberapa diantaranya adalah mengenai iklan judi, porno atau mendapatkan malware.


Selain itu kehadiran aplikasi streaming bajakan ini akan merugikan industri perfilman. Sebab hak cipta para insan perfilman dibajak dengan mudah.

"Dampak utama yah ke industri perfilman, insan perfilman Indonesia yang tidak akan berkembang karena hak cipta mereka tidak dihargai dan dibajak dengan mudah," jelas Alfons.

Menurut Alfons masuknya streaming ilegal ke aplikasi ini merupakan fenomena pelaku untuk tetap eksis. Selain itu juga ketidakpedulian konsumen atas hak cipta. "Fenomena pembajak ingin tetap eksis dan konsumen kurang peduli dengan copyright," ungkapnya.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading