WFH Lagi, Ini Deretan Aplikasi Untuk Dukung Kerja di Rumah

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
07 January 2021 12:43
Infografis/New Normal Sri Mulyani Syarat PNS Kemenkeu Bisa Kerja dari  Mana Saja/Aristya Rahadian krisabella

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah kembali memberlakukan PSBB di sejumlah wilayah kota/kabupaten di Pulau Jawa dan Bali. Pemberlakuan PSBB ini akan dilakukan 11 hingga 25 Januari 2020 mendatang.

Salah satu yang akan dibatasi pada PSBB mendatang adalah Pemberlakuan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mencapai 75%.

Jika kamu jadi salah satu orang yang kembali WFH, akan mulai kembali beraktivitas di dunia maya. Sebenarnya sudah ada banyak aplikasi pendukung WFH mulai dari platform berbagi file hingga conference call agar tetap terhubung saat bekerja dari jarak jauh.


Berikut 10 aplikasi pendukung WFH yang dirangkum CNBC Indonesia, Kamis (7/1/2021).

WhatsApp

Aplikasi berbagi pesan ini memang sudah sering digunakan sebelum pandemi dan aktivitas WFH dilakukan saat ini. Namun akan semakin berguna untuk tetap terhubung dengan teman atau bos saat bekerja secara remote.

WhatsApp tidak hanya mendukung layanan berbagi pesan saja. Ada juga fitur berbagi file, serta video dan audio call yang sekarang juga sudah bisa dilakukan secara grup.

Semua layanan ini bisa digunakan secara gratis. Aplikasi bisa diunduh untuk perangkat Android, iOS dan juga telah mendukung untuk penggunaan di browser.

Zoom

Nama Zoom memang langsung meroket sesaat sebagian besar dunia mengharuskan aktivitas dilakukan di rumah tak terkecuali bekerja. Dengan platform ini bisa melakukan rapat dari jarak jauh dengan jumlah peserta yang cukup banyak.

Selain itu Zoom juga dilengkapi dengan beberapa fitur pendukung seperti berbagi layar dan juga chat antar peserta rapat. Platform ini bisa digunakan baik di mobile maupun desktop.

Zoom menyediakan layanan gratis dengan limitasi waktu selama 40 menit. Selain itu ada layanan berbayar dengan berbagai tambahan fitur, mulai dari US$149,9 (Rp2,08 jutaan) per tahun bisa untuk 100 partisipan dan meeting hingga 30 jam atau US$199,9 (Rp2,7 jutaan) per tahun menampung 300 orang.

Google Meet

Sama seperti Zoom, aplikasi ini juga sering digunakan untuk melakukan rapat selama WFH dilakukan. Google juga terus mengembangkan platform dan juga kebijakan di dalamnya.

Misalnya hingga 31 Maret 2021 mendatang, pengguna gratis bisa melakukan panggilan hingga 24 jam. Google juga menambahkan tombol Meet di akun Gmail masing-masing pengguna sejak Mei 2020.

Untuk berbayar, ada paket G Suite Essentials dibanderol US$8 (Rp111 ribu) per bulan untuk penggunaan maksimal 300 jam dan 150 partisipan. Selain itu G Suite Enterprise untuk 250 orang dan 300 jam rapat, namun harga pihak Google meminta pengguna menghubungi bagian penjualan.

Slack

Platform ini hampir mirip seperti WhatsApp. Slack menyediakan fitur berbagi file dokumen hingga membuat ruang chat sesuai dengan tim.

Selain itu Slack sudah terintergasi dengan layanan lain seperti Google Drive serta Dropbox.

Google Drive

Saat WFH pasti membutuhkan platform untuk menyimpan atau mengirimkan file dalam jumlah yang besar. Salah satu jawabannya adalah menggunakan Google Drive.

File dalam Google Drive bisa dibagikan dengan kontak pada akun Gmail. Selain itu juga bisa mengunggah langsung dari Docs atau Sheets.

Untuk versi gratis, Google menyediakan storage mencapai 15GB. Sementara dengan membayar US$100 atau Rp1,3 jutaan perbulan bisa menyimpan file mencapai 10TB.

Dropbox

Selain Drive, Dropbox bisa jadi pilihan untuk berbagi file kerjaan. Berbasis cloud, platform ini dapat mengunggah, metransfer dan berbagi file dengan orang lain.

Fitur berbagi file dapat memudahkan saat harus membagikan hasil pekerjaan ke teman kerja dalam ukuran berapapun. Dropbox juga menyediakan fitur memindai dokumen dengan kamera hingga mengubah tanda terima atau hasil tulisan jadi PDF.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading