WHO Sebut Corona Bukan Pandemi Terakhir & Prediksi Bill Gates

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
29 December 2020 12:40
WHO Sebut Corona Bukan Pandemi Terakhir & Prediksi Bill Gates
Foto: Penumpang KRL di Stasiun Manggarai (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Gehbreyesus mengungkapkan virus corona (Covid-19) tak akan jadi pandemi terakhir di Bumi. Pendiri Microsoft Bill Gates ternyata punya pendapat serupa.

Melansir AFP, Selasa (29/12/2020), hal ini akan terjadi jika dunia tidak mengatasi perubahan iklim dan kesejahteraan hewan. Oleh sebab itu mereka mengimbau manusia berubah dan belajar dari pandemi Covid-19.

"Sudah terlalu lama, dunia telah beroperasi dalam siklus kepanikan dan pengabaian," katanya dalam pesan video terkait 'Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional', pada Minggu (27/12/2020) waktu setempat.

"Kita membuang uang saat terjadi wabah dan ketika sudah berakhir, kita melupakannya dan tidak melakukan apa pun untuk mencegah wabah berikutnya. Ini sangat picik, dan terus terang sulit untuk dipahami."

Dalam serial podcast Billl Gates and Rashida Ask Big Questions, Gates memprediksi kemungkinan dunia akan kembali kedatangan pandemi. Untuk jangka waktu, menurutnya itu tergantung penanganan di dunia.

"Jika kita melakukannya dengan baik, akan datang pada 20 tahun, namun tetap harus berasumsi akan datang dalam tiga tahun," kata Gates, dikutip ABC Money.

Namun menurutnya pandemi di masa depan tidak akan menimbulkan kerusakan besar seperti Covid-19. Gates menyatakan jika dunia akan lebih siap menghadapinya.

"Sebagian besar negara akan merespon seperti Australia dan Korea Selatan, dengan pengujian dan karantina. Alat pengujian akan lebih baik. Kita tidak akan sebodoh itu pada kesempatan tersebut," ungkapnya.

Ucapan Gates ini hadir hampir satu tahun setelah kasus pertama Covid-19 muncul di China. Selain itu juga harapan pandemi segera usai setelah sejumlah negara di dunia termasuk Indonesia sedang mempersiapkan vaksinasi untuk masyarakatnya.

(roy/roy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Belum Punah, 20.000 Orang Meninggal Gara-gara Covid-19 di 2025


Most Popular
Features