Duh! Rusia & China Cs Disebut Mau Curi Rahasia Vaksin Covid

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
07 December 2020 16:02
Infografis: Hampir 100 Ribu Kasus, Adakah Vaksin Obat Corona?

Jakarta, CNBC Indonesia - Rusia, China, Iran dan Korea Utara jadi beberapa negara yang dituding ingin curi rahasia vaksin Covid-19. Hal tersebut diungkapkan mantan kepala Department of Homeland Security Cybersecurity and Infrastructure Security Agency atau CISA, Chris Krebs.

"Empat besar, Rusia, China, Iran dan Korea Utara telah kami amati melakukan semacam spionase atau memata-matai mencoba untuk mendapatkan hak kekayaan intelektual dari vaksin," ujar Chris Krebs, dikutip CNBC Internasional, Senin (7/12/2020).

Dia menambahkan jika seluruh negara bukan hanya mencari titik lemah pengembang vaksin. Namun keempatnya juga mencoba mencari dari rantai pasokan.


Chris Krebs menyatakan jika pihaknya akan memberikan dukungan soal keamanan siber pada para produsen vaksin itu.

"Mereka adalah orang-orang yang kami terus sebarkan dukungan keamanan siber dari komunitas keamanan nasional dan dari sektor swasta," kata dia.

Sebelumnya, perusahaan keamanan siber IBM menyatakan jika peretas sedang mencoba mengganggu distribusi vaksin. Lewat kampanye global phishing, para aktor jahat itu mencoba menyasar cold chain yakni segmen untuk menjaga dosis tetap dingin saat menyimpan dan melakukan pengiriman.

Kabarnya kampanye ini menyasar enam wilayah yaitu Jerman, Italia, Korea Selatan, Republik Ceko, Eropa, dan Taiwan. Untuk target korban adalah organisasi yang terhubung dengan Cold Chain Equipment Optimization Platform atau CCEOP.

CCEOP merupakan pihak yang akan mendistribusikan serta meningkatkan teknologi dan membuat vaksin Covid-19 tetap dingin.

Pihak IBM menyatakan jika tujuan phishing ini adalah mendapatkan kredensial dan akses tidak sah ke jaringan perusahaan. Selain itu juga memperoleh informasi mengenai distribusi vaksin Covid-19.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading