Sudah Siap, Ini Fakta Distribusi Vaksin Covid-19 di RI

Tech - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
01 December 2020 11:17
Dokter memperagakan proses vaksinasi saat simulasi pemberian vaksin di Puskesmas Depok, Jawa Barat, Kamis (22/10). Pemerintah Kota Depok akan menggelar simulasi pemberian vaksin corona. Pemberian vaksin idealnya sebanyak 60 persen dari jumlah penduduk Kota Depok. Adapun yang hadir bukanlah warga sungguhan yang hendak divaksin. Hanya perwakilan dari Pemkot Depok saja. Terdapat sejumlah tahapan alur yang akan diterapkan Pemerintah Kota Depok dalam pemberian vaksin. Orang yang masuk dalam kriteria mendapat vaksin akan diundang untuk datang ke puskesmas. Nantinya mereka duduk di ruang tunggu dengan penerapan protokol kesehatan. Mereka kemudian menunggu giliran dipanggil petugas. Setelah itu masuk ke ruangan untuk disuntik vaksin. Orang yang telah divaksin akan diregistrasi petugas guna memantau perkembangannya secara berkala.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Vaksin masih terus menjadi pembicaraan hangat mengingat ketersediaannya ditunggu oleh banyak pihak.

Terkait vaksin ini, Pakar Imunisasi Elizabeth Jane Soepardi membeberkan sejumlah fakta terkait vaksin, salah satunya adalah bagaimana distribusinya dilakukan. Hal ini mengingat vaksin merupakan produk biologis yang memiliki kerentanan pada perubahan suhu.

Menurut Jane, vaksin harus disimpan pada suhu rendah sekitar 2-8 derajat celcius dan harus tetap dijaga kondisinya dari pabrik hingga lokasi akhir misalnya puskesmas. Cold Chain alias rantai dingin adalah proses menjaga suhu vaksin pada kondisi ideal dari awal sampai akhir.


"Darimanapun asal vaksinnya itu nanti, akan melalui pabrik vaksin kita di PT Bio Farma. Mereka sudah mempunyai armada untuk menerima dan mendistribusikan vaksin. Jadi kita sudah punya depo-depo vaksin. Kemudian Provinsi sudah memiliki cold room, atau lemari penyimpanan khusus," kata Elizabeth dalam siaran resminya Senin (30/11/2020).

Indonesia diakui Jane telah berpengalaman dalam vaksinasi berikut distribusinya. Menurutnya, Indonesia memiliki sistem cold chain yang mumpuni hingga pelosok tanah air. Bahkan, cold chain yang ada bisa menyimpan vaksin hingga 3-6 bulan dengan suhu 2-8 derajat celcius.

Adapun pengiriman vaksin tersebut dilakukan secara bertahap ke level Kabupaten/kota hingga ke Rumah Sakit dan Puskesmas yang dituju. Saat keluar dari tempat penyimpanan, vaksin harus langsung dimasukkan ke kotak khusus yang dirancang untuk menjaga temperaturnya selama dalam perjalanan.

"Idealnya pemberian vaksin itu harus terjadwal, pada tanggal berapa, jam berapa, dan di mana lokasinya. Baik petugas yang memberi pelayanan maupun masyarakat harus tahu, sehingga pada waktunya nanti pemberi pelayanan dan yang dilayani bertemu dengan teratur," tutur Elizabeth.

Dia juga menegaskan, penyusunan jadwal untuk vaksinasi harus dipersiapkan sebelum penyuntikan dilakukan. Hal ini akan berpengaruh pada proses vaksinasi yang diharapkan bisa rampung lebih cepat. Setiap orang yang divaksinasi hanya memerlukan 10 menit mulai dari pendaftaran hingga vaksinasi.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading