Jokowi: Saya Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

Tech - roy, CNBC Indonesia
17 November 2020 12:23
Sambutan Presiden Jokowi pada ASEAN Business and Investment Summit (ABIS) 2020, 14 November 2020. (Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan ia siap menjadi yang pertama disuntik vaksin Covid-19 di Indonesia bila hal tersebut merupakan keputusan tim penanganan Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Jokowi dalam wawancara khusus dengan Rosiana Silalahi untuk program Kompas TV, seperti dikutip CNBC Indonesia, Selasa (17/11/2020).

"Ya kalau saya ditentukan oleh tim ditunjuk yang pertama, saya siap, tapi jangan sampai muncul [anggapan] 'loh enak sekali presiden yang disuntik pertama harusnya rakyat dulu'," ungkap Jokowi.


Jokowi menegaskan vaksin Covid-19 akan datang ke Indonesia pada akhir November 2020. Vaksin ini tidak langsung disuntikkan kepada masyarakat tetapi harus lulus rangkaian uji yang dibuat oleh badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sesuai dengan standar World Health Organization (WHO).

"Paling penting kita harus hati-hati terharap vaksin, harus sesuai kaidah ilmu pengetahuan sehingga penting yang namanya Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM. Vaksin ini harus melalui BPOM," jelasnya.

"Kita berharap akhir November sudah datang. Setelah datang harus melalui tahapan-tahapan di BPOM, waktunya tiga minggu hingga satu bulan sehingga vaksin bisa disuntikkan pada akhir tahun atau awal tahun depan."

Jokowi menambahkan vaksin yang digunakan di Indonesia harus masuk daftar WHO. Vaksin tersebut untuk mereka yang berusia 18-59 tahun. "Haru hati-hati betul soal vaksinasi, kita tak mau tergesa-gesa," jelasnya.

Jokowi mengungkapkan yang pertama disuntik nantinya adalah tenaga kesehatan, TNI dan Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melayani publik. Guru juga akan menjadi yang pertama disuntik.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading