Qualcomm Dikabarkan Pasok Chip HP ke Huawei, Trump Melunak?

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
13 November 2020 16:23
Qualcomm

Jakarta, CNBC Indonesia - Qualcomm Inc dikabarkan telah mendapatkan lisensi dari pemerintah Amerika Serikat (AS)u untuk memasok chipset smartphone ke Huawei.

Ini merupakan laporan GSMArena dengan melansir media China 36Kr yang mengutip seorang sumber yang dekat dengan Huawei, Jumat (13/11/2020).

Namun kesepakatan dagang ini memuat syarat. Yakni, Huawei harus melepas brand Honor. Alasannya Qualcomm tak mampu memasok chipset unit Huawei dan Honor secara bersamaan.


Huawei sebenarnya memiliki chipset sendiri bernama Kirin, yang diproduksi anak usaha HiSilicon. Namun produksi perusahaan ini terhenti setelah tak memiliki bahan baku dampak dari kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pemerintah Trump melarang perusahaan yang menggunakan teknologi AS untuk memasok chip ke Huawei karena perangkat raksasa China ini dianggap bisa disusupi pemerintah China untuk memata-matai negara lain. Tudingan ini selalu dibantah Huawei.

Untuk bisa memasok chipset dan berbisnis dengan Huawei, perusahaan harus mendapatkan lisensi khusus dari Departemen Perdagangan AS. Karena kebijakan inilah Taiwan Semiconductor Manufacturing Factory (TSMC) tak lagi memasok bahan baku Kirin ke Huawei.

Hingga saat ini Huawei dan Qualcomm belum berkomentar atas pemberitaan ini.

Sebelumnya Reuters melaporkan Huawei akan menjual brand Honor ke konsorsium yang dipimpin oleh supplier utama Honor, Digital China Group dan pemerintah kota Shenzhen dengan mengutip seorang sumber.

Penjualan ini dilakukan secara tunai dana akan mencakup hampir semua aset termasuk merek, kapabilitas penelitian dan pengembangan, manajemen rantai pasok. Paling cepat aksi korporasi ini diumumkan hari Minggu.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading