Senjata Ampuh Baru Lawan Corona Selain Masker dan Vaksin

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
30 October 2020 11:00
Pengunjung mengugunakan transportasi KRL di Stasiun Tujuan Bogor-Jakarta Kota, Kamis,12/3/2020. Paparan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait risiko penyebaran virus corona yang menyebabkan Covid-19 via transportasi salah satunya KRL commuterline rute Bogor-Depok-Jakarta Kota berisiko tinggi menjadi area penyebaran virus corona terbesar. Beberapa penumpang juga menggunakan masker guna antisipasi penyebaran virus. Pantauan CNBC Indonesia Penumpang yang telah menumpuk mulai berjalan merangsek mendekati arah datangnya kereta. Jam-jam sibuk kendaraan umum dimana banyak para pekerja yang memulai aktivitasnya sehingga terlihat tidak ada tempat untuk bergerak.   (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menggunakan masker dan membatasi jumlah pengunjung merupakan cara mencegah penyebaran virus Covid-19 ketika menghadapi acara dalam ruangan. Namun agar maksimal, teknologi ventilasi yang baik juga harus terpenuhi.

Ini merupakan hasil penelitian dari peneliti Jerman. Mereka melakukan penelitian ini terhadap 1.500 relawan. Relawan ini diminta untuk menggunakan masker, hand sanitizer, dan pelacak jarak ketika menghadiri konser musik dalam ruangan di Leipzig (Jerman) pada bulan Agustus lalu.

Peneliti ini mensimulasikan tiga skenario dengan berbagai jumlah penonton dan standar jaga jarak, dan membuat model komputer arena untuk menganalisis aliran aerosol (virus corona yang menyebar lewat udara) dari penonton yang terinfeksi.


"Temuan terpenting bagi kami adalah betapa pentingnya memiliki teknologi ventilasi yang baik. Ini adalah kunci untuk menurunkan risiko infeksi, "kata Stefan Moritz, pemimpin studi RESTART-19 di University Medical School, mengutip Reuters, Jumat (30/10/2020).

Studi ini juga menemukan bahwa mengurangi jumlah penonton, memiliki banyak pintu masuk arena, dan mengatur jarak tempat duduk penonton dapat berdampak besar penurunan risiko tertular Covid-19.

Mereka juga menemukan pelaksanaan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan jaga jarak harus tetap dilakukan selama pandemi ini.

"Acara yang mengumpulkan orang berpotensi memicu epidemi dengan menyebarkan patogen, tetapi jika konsep kebersihan diterapkan, risikonya sangat rendah," kata Rafael Mikolajczyk, dari Institut Epidemiologi Medis Universitas Halle.


(roy/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading