Kalbe Farma Ungkap Kapan Vaksin Covid-19 Korsel Dipakai di RI

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
20 October 2020 18:32
kalbe farma

Jakarta, CNBC Indonesia - Vaksin Covid-19 kerja sama PT Kalbe Farma Tbl (KBLF) dan perusahaan asal Korea Selatan Genexine, Inc., diproyeksikan dapat mulai dipakai pada kuartal III-2021. Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan saat ini uji klinis untuk fase 2 akan dilakukan di Korea Selatan, begitu juga nantinya untuk fase 3.

Kemudian barulah pada akhir tahun 2020 akan dilakukan uji klinis di Indonesia.

"Diperkirakan bisa mulai dipakai kuartal III-2021, berdasarkan Emergency Use Authorization (izin penggunaan darurat) dari BPOM," kata Vidjongtius, Selasa (20/10/2020).


Bagi yang mempertanyakan kecepatan penemuan vaksin dalam waktu kurang dari 1 tahun, dia mengakui saat ini seluruh dunia tengah berpacu menemukan vaksin dan mulai ada kerjasama antar negara sehingga bisa lebih cepat.

Biasanya penemuan vaksin dilakukan oleh masing-masing saja sehingga penemuannya menjadi lama, namun Covid-19 membuat kerja sama antar negara.

"Pembuatan vaksin pun harus sesuai protoko uji klinis yang diakui oleh internasional. BPOM terus mengawasi, sehingga keamanan dan efikasi dilakukan dengan baik dan ini membuat yakin pemanfaatan vaksin bisa dilakukan dengan baik," katanya.

Selain itu, dengan izin darurat penggunaan artinya memang tengah kondisi darurat. Artinya, bukan berarti vaksin ini bebas dipasarkan seperti obat bebas tetapi benar-benar dalam pengawasan.

"Kalau ada yang perlu ditelusuri pasti ada tindak lanjutnya dan yang penting fase 1-2-3 dilewati dengan pengawasan dari para ahli yang ada dan keyakinan bisa dipakai bersama," ujar Vidjongtius.

Vidjongtius juga menegaskan protokol pembuatan vaksin dilakukan sesuai standar pengawasan BPOM di Indonesia, dan ada fase pra klinis yang dilakukan setahap demi setahap. Kemudian barulah dilakukan uji klinis 1 hingga 3, jika hasilnya positif maka efek samping yang ada biasanya minimal.

"Memang tidak berarti 100% aman, efek samping pasti ada karena bagaimanapun vaksin itu bukan berarti tidak sakit, tetapi membantu untuk preventif mengurangi risiko terjangkit. Misalnya vaksin flu, apakah dengan vaksin flu kita 100% tidak kena flu, kan engga. Kalaupun kena flu akan lebih cepat sembuh," katanya.

[Gambas:Video CNBC]




(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading