RI Memohon ke WHO Agar Dapat Bantuan Rapid Test Antigen Covid

Tech - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
01 October 2020 17:10
Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberi keterangan Pers terkait Perkembangan Penanganan Covid-19. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC indonesia - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengaku telah berbicara terkait kemungkinan agar Indonesia mendapatkan bantuan tes cepat (rapid test) untuk mendeteksi virus corona dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Hal tersebut dikemukakan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Kami telah berkomunikasi dengan perwakilan WHO yang ada di Indonesia, dan kami telah memohon untuk mendapatkan bantuan dari WHO untuk tes cepat ini agar kita bisa mendeteksi lebih cepat," kata Wiku, Kamis (1/10/2020).


Wiku mengatakan, WHO memang akan menyalurkan setidaknya 120 juta tes cepat untuk mendeteksi corona kepada 133 negara. Organisasi tersebut memprioritaskan bantuan tersebut untuk negara middle income country dan negara dengan kasus besar.

Pemerintah, kata dia, pun telah mendapatkan rekomendasi dari WHO terhadap rapid tes antigen yang memiliki kualitas yang baik. Saat ini, pemerintah masih menindaklanjuti hal tersebut.

"Untuk selanjutnya mungkin akan digunakan dan tentunya akurasinya yang lebih tinggi. Dan karena ini pendeteksi antigen, tentunya akan lebih baik dalam mendeteksi antibodi, dalam rangka proses screening," jelasnya.

Informasi saja, WHO memang berencana meluncurkan rapid test untuk membantu negara berpenghasilan rendah. Rapid test ini akan mencari antigen atau protein yang membuat virus ini berkembang.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading