Menang Banyak, Investor Bitcoin Cuan Rp 3 Juta Dalam Semalam

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
01 September 2020 14:47
A Bitcoin (virtual currency) paper wallet with QR codes and coins are seen in an illustration picture taken at La Maison du Bitcoin in Paris July 11, 2014. REUTERS/Benoit Tessier

Jakarta, CNBC Indonesia - Trader dan investor Bitcoin lagi happy. Pasalnya, mereka bisa mencetak untung hingga Rp 3,28 juta dalam semalam. Ini karena harga Bitcoin lagi meningkat.

Mengutip Coindesk, Selasa (1/9/2020), hingga pukul 14.20 WIB, harga Bitcoin menyentuh US$11.900,39 per koin atau setara Rp 173,75 juta (asumsi Rp 14.600/US$). Dalam 24 jam terakhir harga Bitcoin sudah menguat 1,93% atau sebesar US$225,04 per koin atau setara Rp 3,29 juta.

Kenaikan harga Bitcoin ditengarai karena sejumlah sejumlah investor pasar keuangan mulai melirik investasi Bitcoin di tengah adanya ancaman resesi di sejumlah negara karena tersengat virus corona Covid-19.


Bitcoin kini dijuluki sebagai emas digital. Dalam "Bloomberg Crypto Outlook" edisi bulan Juli yang dikutip oleh Asia Times, disebutkan beberapa alasan cryptocurrency kini sedang dalam perjalanan menjadi emas digital.

Dalam laporan tersebut, disebutkan volatilitas bitcoin akan terus menurun sampai pada satu titik tidak lagi menjadi aset spekulatif. Bitcoin juga diperkirakan akan jauh mengungguli mata uang digital lainnya seperti ethereum, XRP, litecoin dan lainnya.

Laporan tersebut menyatakan bitcoin paling unggul dari sisi adopsi ketimbang mata uang digital lainnya.

"Sebagian besar alat ukur menunjukkan peningkatan adopsi bitcoin, sehingga kondisi berkurangnya supply harus dibalikkan agar harganya bisa turun. Kinerja buruk pasar lainnya, adalah tren yang kami perkirakan akan bertahan, kondisi tersebut akan mendukung emas versi digital," tulis laporan tersebut sebagaimana dikutip Asia Times, Selasa (1/9/2020).

Selain itu, laporan Bloomberg tersebut juga menyebutkan kebijakan bank sentral di dunia menjadi faktor penting yang berkontribusi terhadap kinerja cryptocurrency. Suku bunga rendah dan kebijakan pembelian aset (quantitative easing/QE) yang membuat jumlah uang beredar bertambah akan membuat harga bitcoin melesat.

Bloomberg memprediksi harga Bitcoin akan mencapai US$ 12.000 dalam jangka pendek. Dan prediksi tersebut sudah dicapai pada 17 Agustus lalu.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading