Erick Thohir Usul Ada Warga yang Bayar Vaksin Corona Mandiri

Tech - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
27 August 2020 13:56
Infografis, Vaksin Covid-19 Ditemukan

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir membeberkan rencana pemerintah dalam program penyuntikan vaksin Covid-19 secara masal. Program tersebut rencananya dimulai sejak awal 2021.

Dia menegaskan, tidak semua orang bisa mendapatkan vaksin ini secara gratis. Saat ini pemerintah tengah menggodok 2 program dalam implementasi vaksinasi masal tersebut.

"Usulan program vaksin itu ada dua. Jadi vaksin bantuan pemerintah dimana melalui budget APBN dan menggunakan data BPJS kesehatan. Bahwa nanti ada istilahnya vaksin gratis secara massal, yang diharapkan bisa di awal tahun depan," kata Erick Thohir di Komisi IX DPR RI, Kamis (27/8/20).


Kendati demikian, ada kelompok masyarakat yang diharuskan membayar jika ingin disuntik vaksin Covid-19. Program ini disebut vaksinasi mandiri, yang pembiayaannya tidak ditanggung oleh APBN.

"Kami juga mengusulkan bila memungkinkan untuk masyarakat juga bisa membayar vaksin mandiri untuk yang mampu," urainya.

Menurutnya, jika penyaluran vaksin kepada masyarakat digratiskan semuanya, maka APBN akan jebol. Apalagi, Erick melanjutkan, selama ini defisit anggaran negara kita terus melebar.

"Dan kalau dilihat dari data-data ekonominya sendiri pemasukan kepada negara cukup rentan," tutur pria yang juga menjabat Menteri BUMN ini.

Karena itu, program vaksinasi bakal direalisasikan dengan dua mekanisme, yakni gratis dan mandiri. Ini semua untuk menyeimbangkan kebutuhan lain yang juga harus didanai oleh APBN.

"Jadi memang yang terdata di BPJS kesehatan itu gratis tetapi dengan tingkat daya beli berapa itu harus mandiri. Karena ini bagian dari coba kita menekan juga daripada cash flow yang ada di pemerintah," tutupnya.




(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading