Besok, Jokowi 'Blusukan' ke Bandung Cek Vaksin Covid-19

Tech - Monica Wareza & Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
10 August 2020 14:18
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam acara KLB Partai Gerindra, Sabtu (8/8/2020).

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan bertolak ke Bandung, Jawa Barat, untuk meninjau fasilitas produksi dan uji klinis tahap ketiga vaksin Covid-19.

Dalam undangan resmi yang disampaikan Corporate Communication PT Bio Farma (Persero), Senin (10/8/2020), Jokowi akan bertolak ke Bandung pada Selasa (11/8/2020).

Undangan tersebut menyebutkan, Jokowi beserta rombongan akan meninjau fasilitas produksi dan uji klinis tahap ketiga vaksin Covid-19 di Bio Farma dan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran.

Seperti diketahui, Bio Farma akan mulai menyuntikkan vaksin kepada relawan yang sudah mendaftarkan diri untuk uji klinis tahap ketiga ini besok, Selasa (11/8/2020). Uji klinis ini akan melibatkan 1.620 relawan yang telah mendaftarkan diri.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, relawan yang terlibat ini telah melewati proses screening kesehatan sebelumnya sesuai dengan ketentuan yang dibutuhkan.

"Besok rencana penyuntikan perdana vaksin untuk UK3 [uji klinis 3]. Relawan yang terlibat dalam UK3 sebanyak 1.620 orang," kata Honesti kepada CNBC Indonesia, Senin (10/8/2020).


Dia menjelaskan, relawan ini sebelumnya telah menjalani proses cek kesehatan hingga dinyatakan tak terjangkit Covid-19 baik melalui rapid dan swab test.



Para relawan ini juga melalui proses wawancara dengan tim yang akan melakukan uji klinis untuk memberikan info terkait hal-hal dan protokol yang harus dipatuhi oleh relawan selama melalui masa uji klinis ini.

Honesti bilang, selama proses uji klinis ini, hal yang paling penting dilakukan oleh para relawan adalah selalu menjaga kesehatannya.


Seperti diketahui, Bio Farma melakukan uji klinis tahap ketiga atas vaksin hasil kerja sama dengan perusahaan bioteknologi asal China, Sinovac. Kerja sama untuk uji klinis ini dilakukan Bio Farma bersama dengan Fakultas Kesehatan Universitas Padjadjaran.

Rencana produksi juga telah disiapkan dengan kapasitas 100 juta dosis per tahun dan Desember nanti akan tersedia hingga 250 juta dosis per tahun.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah mengungkapkan Bio Farma telah semakin maju dalam pengembangan vaksin Covid-19. Bio Farma saat ini telah masuk sebagai salah satu shortlist potential vaccine manufacturers for the COVID-19 vaccine yang dibiayai oleh Koalisi untuk Inovasi Persiapan Epidemi (CEPI) yang berkantor pusat di Norwegia.

"CEPI akan berkomunikasi langsung dengan Bio Farma terkait diskusi lebih lanjut mengenai peluang dan detail kerja sama konkret terkait produksi vaksin CEPI. Bahkan terdapat rencana kunjungan CEPI untuk melihat fasilitas produksi Bio Farma di Indonesia," ujar Faizasyah beberapa waktu lalu.

"Dalam kaitan ini, CEPI akan melakukan melakukan match-making antara mitra pengembang vaksin COVID-19 (7 diantaranya sudah masuk dalam tahap uji klinis) dengan perusahaan-perusahaan yang memiliki kapasitas dan kapabilitas produksi vaksin dengan berbagai platform, dengan jumlah besar dalam waktu yang relatif singkat. Akan dilakukan kunjungan due diligence visit CEPI ke Bio Farma yang direncanakan pada bulan Agustus 2020," lanjutnya.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading