Diboikot Adidas & Coca-Cola Cs, Facebook Bisa Bangkrut?

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
01 July 2020 10:44
Figurines are seen in front of the Facebook logo in this illustration taken March 20, 2018. REUTERS/Dado Ruvic Foto: REUTERS/Dado Ruvic

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah perusahaan besar melakukan aksi boikot Facebook dengan menghentikan sementara kerja sama iklan di platform media sosial terbesar ini. Apakah ini bisa membuat Facebook bangkrut?

Aksi boikot iklan ini merupakan bagian dari kampanye Stop Hate for Profit. Ini adalah sebuah gerakan terbaru yang menentang penggunaan Facebook sebagai alat politik.

Perusahaan yang ikut kampanye ini sepakat Mark Zuckerberg dan petinggi Facebook tidak melakukan upaya yang cukup untuk menghapus konten rasial dan ujaran kebencian dari platform.


Menurut David Cumming, investor Aviva, aksi ini bisa menyakiti bisnis Facebook, membuat hilangnya kepercayaan kepada Facebook, dan tidak adanya kode moral, dapat "menghancurkan bisnis," seperti dikutip dari BBC, Rabu (1/7/2020).

Aksi ini telah membuat saham Facebook anjlok 8% pada perdagangan Jumat dan membuat harga kekayaan Mark Zuckerberg menguap 6 miliar poundstering dalam sehari.


Namun belum bisa dipastikan boikot ini akan memberikan dampak signifikan terhadap Facebook yang bisa membuat perusahaan bangkrut. Hal yang pasti pendapatan terbesar Facebook memang berasal dari iklan pada platform media sosialnya.

Menurut CNN International dengan mengutip riset Pathmatics, 100 perusahaan dengan pengeluaran tertinggi hanya menyumbang US44,2 miliar ke iklan Facebook tahun lalu. Ini sekitar 6% dari pendapatan iklan Facebook. Mereka di antaranya Home Depot, Walmart, Microsoft, AT&T dan Disney.

Sisanya disumbang oleh perusahaan kecil dan menengah. Hingga kini kelompok pengiklan ini belum melakukan boikot. Butuh banyak perusahaan kecil dan menengah agar boikot ini membuat pendapatan Facebook terancam.

Head of Strategy agensi Digital Whiskey, Mat Morrison mengungkapkan ada sejumlah besar kelompok bisnis kecil yang tidak mampu untuk tidak beriklan. Facebook penting bagi mereka karena iklan yang lebih murah dan lebih fokus.

"Satu-satunya cara kelompok bisnis ini bekerja adalah memiliki akses ke pemirsa yang sangat spesifik, yang bukan pemirsa dari media massa, jadi mereka akan terus beriklan," jelas Mat Morrison.

Saksikan video terkait di bawah ini:

Korporasi Ramai-Ramai Boikot Facebook


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading