Tencent Beli Iflix, Bisa Kalahkan Kissasian & Dramaindo?

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
29 June 2020 13:41
Dari kiri: Son Ye-jin, Jun Ji-hyun, Song Hye-kyo, Han Ji-min dan Shin Min-ah adalah di antara aktris hallyu berpengalaman yang telah membantu membuat drama Korea menjadi kisah sukses global. Foto: Instagram

Jakarta, CNBC Indonesia - Tencent Holding berencana ekspansi bisnis streaming video ke Asia Tenggara melalui WeTV. Caranya dengan membeli iflix. Tetapi apakah mampu kalahkan situs streaming film seperti Kissasian dan Dramaindo?

Tencent sendiri telah mengkonfirmasi membeli ilfix. Akuisisi ini akan memberikan WeTV akses cepat ke 25 juta lebih pelanggan di 13 negara di Asia Tenggara dan Selatan termasuk Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Sri Lanka, Pakistan, Maladewa, Myanmar, Vietnam Kamboja, Nepal dan Bangladesh.

"Kami mengkonfirmasi bahwa Tencent telah membeli konten, teknologi dan sumber daya iflix," ujar Juru Bicara Tencent seperti dikutip dari Campaign Asia, Senin (29/6/2020).


"Aksi korporasi ini akan memberikan kami jaringan lokal yang kuat di pasar-pasar yang sedang berkembang dengan pilihan konten video yang luas dan menarik seperti acara TV, film, dan dokumen asli lokal, untuk streaming atau unduh, pada perangkat apa pun yang terhubung ke Internet," kata juru bicara Tencent.

"Melalui pembelian ini, WeTV akan semakin memperluas kehadirannya di industri streaming video di seluruh Asia Tenggara, untuk menjangkau basis audiens yang lebih luas di kawasan ini dan untuk melayani pengguna kami dengan lebih baik dengan pengalaman menonton yang lebih baik."

iflix sebelumnya dilaporkan terancam bangkrut karena kehabisan uang tunai dan utang yang menggunung. Berdasarkan sumber internal Iflix kepada Deal Street Asia yang dilansir dari Nikkei, pada 2018, perusahaan mencatatkan rugi US$158,1 juta. Ini karena aksi bakar uang yang mencapai US$25,5 juta, yang menghasilkan liabilitas (kewajiban) US$ 68,6 juta.

Pada September 2019, perusahaan diperkirakan hanya akan cukup untuk overhead perusahaan dan administrasi yang sedang berlangsung hingga 30 November 2019. Cadangan kas Iflix pun tinggal US$ 12,7 juta.

Sejak saat itu, iflix belum mengumumkan pendanaan tambahan. Iflix berencana IPO pada 31 Juli 2020 senilai US$47,5 juta namun belum jelas. Alhasil perusahaan akan dijual kepada investor untuk menutupi utang-utangnya.

Streaming film ilegal seperti Kissasian dan Dramaindo adalah ancaman terbesar dari WeTV dan iflix di Indonesia. Situs ini memanjakan penggunanya dengan film dan drama korea hingga film dan drama China secara gratis. Mereka mencuri hak kekayaan intelektual film dan drama untuk kepentingan pribadi.

Saksikan video terkait di bawah ini:

Tencent Goyang Pasar Netflix


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading