Covid-19 Bisa Bertahan di Suhu Dingin? Ini Kata Ahli China

Tech - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
22 June 2020 12:53
Infografis: Syarat Mutlak Hidup Normal: Kasus Baru Covid-19 Turun 2 Pekan

Jakarta, CNBC Indonesia - Profesor Zhong Nanshan, salah satu pakar terkemuka dunia tentang penyakit pernapasan mengindikasikan bahwa virus corona dapat bertahan pada suhu rendah atau dingin.

Hal ini terkait wabah terbaru dari virus corona yang terjadi di pasar grosir Xinfadi, Beijing. Virus ini ditemukan di papan potong atau talenan untuk memotong salmon impor. Sejak itu banyak pasar berhenti menjual ikan dan daging.

"Ini berbeda dengan Wuhan," katanya kepada Profesor Stephen Simpson, dari Charles Perkins Center di University of Sydney, dalam briefing online, seperti dikutip dari Asiaone, Senin (22/6/2020). Pasar grosir Xinfadi adalah di bagian pasar untuk makanan beku dan dalam hal ini adalah salmon impor. 


Zhong Nanshan mengatakan bahwa pasar berhubungan dengan banyak daging sapi, ikan beku dan banyak bahan yang diimpor dari luar negeri atau dari dalam Cina. "Wabah terbaru menunjukkan virus dapat bertahan hidup pada suhu rendah. Kita perlu menyadari hal ini dan memantau makanan impor," katanya.


Meski begitu, Zhong Nanshan mengatakan belum ada penyelidikan terperinci terhadap virus pada suhu rendah. Namun hal itu menurutnya perlu untuk diketahui. Zhong sendiri berada di garis terdepan sejak wabah menginfeksi orang ke orang pada Januari lalu. 

Nama Zhong Nanshan mencuat ke publik pada 2003-2004 untuk peran kuncinya dalam memerangi sindrom pernafasan akut yang parah atau SARS. Saat ini, ia memimpin tim pakar medis senior yang memberi nasihat kepada pemerintah China tentang pandemi corona.


Dia mengatakan kepada Simpson, yang juga direktur eksekutif Obesity Australia, meski infeksi Covid-19 turun di banyak negara, virus akan tetap ada sampai vaksin ditemukan.

Wu Zunyou, kepala ahli epidemiologi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China, mengatakan kepada China Daily awal pekan lalu bahwa tidak dapat disimpulkan bahwa salmon adalah sumber infeksi hanya karena virus corona baru terdeteksi pada talenan.

Dia mengatakan ikan di habitat aslinya tidak dapat menangkap virus corona;  namun, dapat terkontaminasi oleh pekerja selama penangkapan atau transportasi.


 Zhong mengatakan wabah Beijing memberi tahu kita bahwa virus itu mungkin dapat bertahan hidup di lingkungan yang basah dan dingin.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading