Fenomena Matahari Lockdown & Ancaman Kelaparan Warga di Bumi

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
19 May 2020 05:45
The sun sets behind an idle pump jack near Karnes City, Texas, Wednesday, April 8, 2020. Demand for oil continues to fall due to the new coronavirus outbreak. (AP Photo/Eric Gay)
Jakarta, CNBC Indonesia - Astronom Tony Philips mengungkapkan bahwa matahari akan mengalami periodeĀ lockdown (penguncian diri). Fenomena itu akan menyebabkan udara dingin, gempa bumi dan kelaparan bagi umat manusia di bumi.

Para ahli menyakini sekarang ini tata surya kita akan memasuki periode 'minimum matahari' yang berarti aktivitas di permukaan matahari telah turun secara drastis. Tata surya akan mengalami 'resesi' sinar matahari yang dibuktikan dari telah menghilangnya bintik matahari.

Menurut Tony, solar minimum sedang berlangsung dan ini sangat dalam.


"Hitungan sun spot ini adalah salah satu yang terdalam abad ini. Medan magnet matahari menjadi lemah, memungkinkan sinar kosmik ekstra ke tata surya," ujarnya seperti dilansir dari New York Post, Senin (18/5/2020).

"Kelebihan sinar kosmik akan menimbulkan bahaya kesehatan bagi astronot dan pelancong udara kutub utara, memengaruhi elektro-kimia atmosfer atas bumi, dan membantu memicu petir," lanjut Tony.



Para ilmuwan NASA khawatir ini akan mengulangi periode Dalton Minimum, yang terjadi pada 1790 dan 1830. Ketika itu bumi mengalami periode dingin yang parah, kegagalan panen, kelaparan dan letusan gunung berapi yang dahsyat. Pada periode itu suhu merosot hingga 2 derajat celcius selama 20 tahun, menghancurkan produksi pangan dunia.

Pada 10 April 1815, terjadi letusan gunung berapi terbesar kedua dalam 2.000 tahun. Letusan tersebut terjadi di Gunung Tamboro, Nusa Tenggara Barat, yang menewaskan 71.000 orang.

Pada 1816, terjadi periode yang dijuluki Tahun Tanpa Musim Panas atau ngetren dengan nama delapan belas ribu dan membeku hingga mati, ketika salju turun di Juli.

Sejauh ini matahari telah mengalami 'kosong' tanpa bintik matahari 76% dari waktu itu, angka ini turun sedikit dari tahun lalu di mana kekosongannya mencapai 77%.

[Gambas:Video CNBC]




(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading