Syarat Baru Lolos Administrasi Kartu Pra Kerja

Tech - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
17 April 2020 10:32
Konfrensi Pers Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto terkait Stimulus Ekonomi pada Rabu (01/04) (Youtube Kementerian Keuangan)
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah menambahkan kriteria baru dalam menyeleksi peserta program Kartu Prakerja. Kriteria baru tersebut adalah tidak menerima dana bantuan sosial (bansos).

Airlangga menjelaskan sebelumnya ada tiga kriteria untuk lolos administarasi Kartu Prakerja. Yakni, Warga Negara Indonesia (WNI), usia di atas 18 tahun , dan tidak sedang bersekolah atau menempuh pendidikan.


Itu diverifikasi dengan data di Kemendikbud. Kemudian tidak sedang menerima program bansos seperit PKH [Program Keluarga Harapan] dan Bantuan Langsung Tunai. Tapi kalau dari keluarga itu anaknya bisa ikut pelatihan," jelas Airlangga melalui video conference, seperti dikutip Jumat (17/4/2020).


Secara terpisah, Sekretaris Menteri Perekonomian Susiwijono menerangkan, bahwa penambahan kriteria penyeleksian peserta program prakerja tersebut agar merata untuk semua kalangan. Dan memang tujuan program prakerja adalah sebagai jaring pengaman sosial atau social safety net.

"Memang tidak boleh double-double. Karena prakerja sekarang menjadi jaring pengaman sosial. Di mana itu ada program bansos, PKH, BLT, BPNT, dan sebagainya. Supaya lebih merata," kata Susiwijono kepada CNBC Indonesia melalui via telepon.

Pasalnya kata Susiwijono, masyarakat penerima bansos di Indonesia saja sudah mencapai 15,2 juta penerima manfaat. Oleh karena itu, menurut dia rasanya tidak adil apabila ada masyarakat yang sudah menerima bansos, tapi mengikuti juga program prakerja.

"Masyarakatyang terdampak covid-19 ini kan puluhan juta. Kalau sudah ada 15,2 juta masyarakat dapat bansos, yang lainnya para pelaku usaha dan sebagainya itu dapat prakerja. Supaya adil," ucapnya.

Kendati demikan, Susiwijono juga menjamin, apabila ada masyarakat yang tidak termasuk dalam kategori penerima bansos, tetap bisa mendapatkan pelatihan program prakerja. Namun dia tidak merici apa saja yang akan jadi penilaian pemerintah. "Pasti dapet [masyarakat bukan penerima bansos] ikut pelatihan prakerja. Bisa," kata Susiwijono. 

Pada pendaftaran gelombang pertama ini, pemerintah akan memilih 200.000 peserta Kartu Prakerja dan menerima bantuan sebesar Rp 3,55 juta serta pelatihan. Angka ini naik dari target awal sebanyak 164.000 peserta per gelombang.

[Gambas:Video CNBC]




(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading