Pakai Aplikasi Zoom Harus Estra Hati-hati, Kenapa?

Tech - Arif Budiansyah, CNBC Indonesia
06 April 2020 17:50
Pakar keamanan siber, Alfons Tanjujaya mengungkapkan bahwa memakai aplikasi video telekonferensi, Zoom harus ekstra hati-hati. Kenapa? Foto: Ist
Jakarta, CNBC Indonesia - Pakar keamanan siber, Alfons Tanjujaya mengungkapkan bahwa memakai aplikasi video telekonferensi, Zoom harus ekstra hati-hati. Hal ini berkaitan dengan isu keamanan seperti tidak adanya enkripsi end-to-end.

"Salah satu issue yang cukup krusial adalah End to End Encryption yang dilakukan oleh Zoom ternyata tidak 100 % end to end," ujar Alfons kepada CNBC Indonesia, (6/4/2020).

Ia menuturkan secara definitif enkripsi end-to-end adalah kunci enkripsi yang hanya disimpan oleh pengguna aplikasi dan server aplikasi tidak menyimpan kunci enkripsi tersebut. Jadi pemilik platform tidak akan bisa mengintip pesan, file, video dari penggunanya.

"Dalam kasus Zoom kunci enkripsi disimpan oleh server. sehingga secara teknis Zoom bisa membuka dan mengintip isi komunikasi pengguna Zoom. Dan banyak issue lain seperti war driving dan penggabungan otomatis domain email yang tidak saling mengenal," kata Alfons.

Namun demikian, Alfons mengapresiasi langkah perusahaan Zoom secara proaktif telah untuk mencari tahu masalah dan memberikan solusi atas kesalahan tersebut.

Menurutnya, kasus Zoom ini mengingatkannya pada masa awal-awal Microsoft yang juga sempat mendapat isu keamanan sampai menjadi bulan-bulanan peretas dan produknya menjadi sasaran serangan utama. 

"Namun seiring dengan konsistensi dan fokusnya pada sekuriti, hari ini produk Microsoft dapat memposisikan diri sebagai produk yang aman dan sangat disiplin dan cepat memperbaiki celah keamanan," ungkapnya.

Selain itu, Alfons juga menghimbau dan memberikan beberapa tips agar masyarakat dapat dengan aman memakai aplikasi Zoom. Lakukan hal ini:
  1. Jangan melakukan sharing zoom meeting ke media sosial atau mempublikasikan informasi / link meeting.
  2. Aktifkan fitur memasukkan password untuk bergabung ke dalam meeting.
  3. Administrator harus aktif mengawasi dan memonitor meeting, kalau ada hal yang mencurigakan harap ambil tindakan dan menonaktifkan member yang bermasalah.
  4. Jangan sembarangan mengklik tautan yang diberikan melalui Zoom karena rentan disusupi eksploitasi untuk mencuri kredensial atau adanya malware.


[Gambas:Video CNBC]





Artikel Selanjutnya

Zoom Tak Direkomendasikan Buat Rapat Online Penting, Kenapa?


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading