BCA & Mandiri Gratiskan Biaya Top Up Gopay & LinkAja

Tech - Syahrizal Sidik & Monica Wareza, CNBC Indonesia
02 April 2020 14:03
Hal ini dilakukan untuk mendukung transaksi digital dan himbauan pemerintah untuk melakukan kegiatan di rumah saja.
Jakarta, CNBC Indonesia - Dua bank besar Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membebaskan biaya transaksi untuk penambahan saldo atau top up untuk dua dompet digital, yakni gopay dan LinkAja. Hal ini dilakukan untuk mendukung transaksi digital dan himbauan pemerintah untuk melakukan kegiatan di rumah saja.

Direktur BCA Santoso mengatakan langkah ini diharapkan dapat meminimalisir kontak fisik namun tetap bisa melakukan berbagai transaksi. Diskon biaya top up ini bisa dinikmati oleh nasabah selama periode 1-30 April 2020.

"Dalam kondisi seperti ini, kami terus menerus mengimbau nasabah agar memaksimalkan transaksi nontunai melalui berbagai kanal BCA, seperti Mobile Banking dan Internet Banking dalam rangka mendukung physical distancing. Gratis biaya top up saldo GoPay dan diskon 50% pengisian Saldo LinkAja mudah-mudahan dapat menjadi gerakan bersama untuk meminimalisir kontak fisik dalam melakukan berbagai transaksi untuk memenuhi kebutuhan selama masa ini," kata Santosa dalam siaran persnya, Kamis (2/4/2020).


Adapun untuk top up gopay, nantinya BCA akan memberikan cashback senilai Rp 1.000 sesuai dengan biaya transaksi yang dikenakan. Sementara untuk biaya top up LinkAja diberikan potongan 50% sehingga biaya transaksi yang perlu dibayarkan hanya Rp 500.

Sebelumnya BCA juga telah menaikkan limit transaksi individu melalui KlikBCA Individu sebesar menjadi Rp 250 juta per hari dari sebelumnya sebesar Rp 100 juta per hari. Kebijakan tersebut berlaku hingga 31 Mei 2020 untuk transfer antar rekening BCA dan transfer ke rekening bank lain dalam negeri.



Sebelumnya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga menggratiskan biaya saat isi ulang (top up) saldo Gopay. Kebijakan ini untuk memberikan kemudahan pengguna di tengah wabah Corona.

SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi menjelaskan, peniadaan biaya isi ulang ini akan berlaku hingga 31 Mei 2020 mendatang. Sebelum adanya kebijakan ini, biaya isi ulang saldo yang dikenakan melalui aplikasi, ATM dan internet banking sebesar Rp 1.000.

"Kerjasama ini merupakan kolaborasi Bank Mandiri dan Gojek untuk meningkatkan daya beli masyarakat agar dapat menggerakkan roda perekonomian nasional, di tengah tantangan penurunan konsumsi masyarakat akibat COVID - 19," kata Thomas, dalam keterangan yang disampaikan, Rabu (1/4/2020).

Thomas melanjutkan, platfotm aplikasi milik Gojek, saat ini bisa menjadi katup penyelamat ekonomi Indonesia yang masih mengandalkan konsumsi rumah tangga di tengah kebijakan bekerja dan belajar dari rumah selama dua pekan terakhir.

Pasalnya, masyarakat bisa dimudahkan dalam bertransaksi melalui aktivitas transportasi, layanan jasa, maupun kegiatan belanja secara daring.

Pembebasan biaya tersebut nantinya akan dilakukan dengan skema cashback di akun GoPay pengguna. Pengguna yang mengisi GoPay melalui layanan e-channel Bank Mandiri, termasuk Mandiri Online, akan mendapat cashback fee yang diberikan langsung di akun GoPay masing-masing pengguna.



[Gambas:Video CNBC]






(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading