Sempat Hilang, Ada Lagi Masker Harga Selangit di e-Commerce

Tech - Arif Budiansyah, CNBC Indonesia
31 March 2020 18:13
e-CommerceTokopedia, Bukalapak, hingga Shopee sempat merazia dan menghapus tawarkan masker dengan harga selangit di platformnya. Kini tawaran itu muncul lagi.
Jakarta, CNBC Indonesia - e-Commerce tanah air seperti Tokopedia, Bukalapak, hingga Shopee sempat merazia dan menghapus tawarkan masker dengan harga selangit di platformnya. Kini tawaran tersebut kembali muncul.

Pedagang memanfaatkan wabah corona covid-19 dengan menjual harga masker naik tinggi di atas harga wajarnya. Apalagi sekarang muncul permintaan yang tinggi akan masker dan adanya kelangkaan pasokan masker di pasar.


Salah satunya, Pedagang dengan akun FBeauty di Tokopedia. Ia menjual masker Promask Earloop seharga Rp 420.000 per kotak yang terdiri dari 50 pcs.

Sempat Hilang, Ada Lagi Masker Harga Selangit di e-CommerceFoto: Pedagang masker di Tokopedia (doc. Tokopedia)


Adapula pedagang dengan nama akun Pusat Filter yang menjual masker Sensi di Tokopedia Rp 439.000 per box yang terdiri dari 40 pcs. Dalam keterengannya ia menjual dengan harga segitu karena membeli barang ketika harga memang sudah tinggi.

Sempat Hilang, Ada Lagi Masker Harga Selangit di e-CommerceFoto:Pedagang masker di Tokopedia (doc. Tokopedia)


Di Shopee ada pedagang dengan akun Cynthiaseptiany yang menjual masker kesehatan merek Sensi dengan harga Rp 420.000 per box.

Sempat Hilang, Ada Lagi Masker Harga Selangit di e-CommerceFoto: Pedagang masker di Shopee (doc. Shopee)


Di Bukalapak ada pedagang dengan nama akun Apt. Nusyifa yang menjual masker merek Diapro Masker Sensi Neo seharga Rp 485.000 per box yang terdiri dari 50 pcs.

Sempat Hilang, Ada Lagi Masker Harga Selangit di e-CommerceFoto: Pedagang masker di Bukalapak (doc. Bukalapak)


Harga ini memang tergolong kemahalan dan di atas harga wajar. Pasalnya, di gerai resmi Ramayana, masker tersebut dijual dengan harga normal yaitu Rp5.000 per pack isi 2 dengan syarat 1 orang hanya boleh membeli 1 pack.


Lonjakan harga yang tidak masuk akal ini merupakan cara oknum agar mendapat keuntungan dari kekhawatiran masyarakat terhadap pandemi ini.

[Gambas:Video CNBC]





(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading