Delete Segera Aplikasi Peta Pelacak Corona Ini Atau Dirampok!

Tech - Arif Budiansyah, CNBC Indonesia
19 March 2020 06:11
Perusahaan cybersecurity asal AS DomainTools baru-baru ini menemukan adanya aplikasi pelacak peta corona mengandung virus jahat.
Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah kepanikan wabah virus corona COVID-19 ada saja pihak tak bertanggung jawab yang mencoba mencari untung. Perusahaan cybersecurity asal AS DomainTools baru-baru ini menemukan adanya aplikasi pelacak peta corona mengandung virus jahat.

Dilansir dari Gizchina, (18/3/2020), seorang peneliti keamanan komputer di DomainTools. Tarik Saleh, mengatakan aplikasi pelacakan pandemi virus corona bernama CovidLock telah menyembunyikan ransomware. Aplikasi ini dapat mengunci smartphone anda sebelum meminta tebusan dalam bentu bitcoin.

Aplikasi ini sendiri tidak tersedia di Google Play Store. CovidLock hanya tersedia pada dari situs web coronavirusapp. Sejak awal, peretas telah menggunakan kartu pelacakan online untuk menyebarkan malware dalam aplikasi tersebut.


Setelah diinstal pada smartphone pengguna, ransomware akan dengan cepat mengunci perangkat. Ransomware ini sendiri hanya akan berjalan pada ponsel tanpa kata sandi (password). Bila perangkat anda tidak memiliki kata sandi, maka CovidLock akan menetapkan kata sandi bagi anda untuk mencegah anda mengakses perangkat. 

Saat ponsel anda terkunci, peretas akan memberi waktu  24 jam kepada korban untuk menyetor US$ 100 dalam bitcoin di alamat BTC sebagai imbalan atas tebusan untuk tidak menghapus data dan tidak mengungkapkan konten pribadi di jejaring sosial. 

Setelah mereka menerima uang tebusan, peretas berjanji untuk memberikan kode untuk membuka kunci perangkat Anda. "Kami akan memantau lokasi GPS Anda dan posisi Anda. Jika Anda mencoba sesuatu yang bodoh, smartphone Anda akan terhapus secara otomatis," tulis pesan peringatan yang ditampilkan oleh peretas.

"Penjahat dunia maya suka mengeksploitasi orang ketika mereka berada pada posisi paling rentan. Mereka menggunakan peristiwa dramatis yang menyebabkan orang menjadi emosional atau takut untuk mendorong keuntungan mereka. Setiap kali ada siklus berita besar yang terjadi pada suatu topik yang menimbulkan reaksi keras, penjahat cyber tidak akan jauh ketinggalan," jelas Tarik Saleh. 

Maka dari itu, berhati-hatilah mengunduh sebuah aplikasi di situs tidak resmi yang terhubung dengan pandemi virus corona dan tidak mengunduh APK dari sumber yang tidak dikenal. Lalu, jangan ragu untuk menginstal antivirus di smartphone Android anda.

[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading