Elon Musk Suarakan #DeleteFacebook, Kenapa?

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
10 February 2020 17:05
Pada Sabtu pagi (7/2/2020) CEO Tesla Elon Musk menyatakan ke followers twitternya untuk #DeleteFacebook.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pendiri sekaligus CEO Tesla IncĀ Elon Musk kembali menguncang jagat dunia maya. Pada Sabtu pagi (7/2/2020) ia menyatakan ke followers twitternya untuk #DeleteFacebook.

Cuitan ini merupakan respons dari cuitan komedian Sacha Baron Cohen yang mengkritik soal perilaku monopolistik yang diterapkan Facebook dan meminta pemerintah untuk mengontrol media sosial terbesar ini.


Dalam cuitannya Sacha Baron mengatakan tidak sudah satu orang mengontrol 2,4 miliar orang. Ia tak setuju satu orang mengontrol pilihan suara atas 2,5 miliar orang.

"Facebook perlu diregulasi oleh pemerintah, bulan pimpin oleh seorang kaisar," tulis Sacha Bacon Cohen dalam akun twitternya.


Merespons hal ini Elon Musk menulis delete facebook, itu akan lumpuh.


Facebook memang sedang banyak mendapat sorotan terutama soal kemampuan Facebook mengontrol data pengguna yang sangat besar. Belum lagi Facebook memiliki anak usaha WhatsApp, Telegram dan Facebook yang sangat populer.

Facebook juga dikritik karena mengizinkan iklan politik dengan alasan kebebasan berpendapat. Tahun ini Amerika Serikat (AS) akan menyelenggarakan Pemilihan Presiden (Pemilu) 2020.

Sebelum menyindir Facebook, Elon Musk juga telah menyerang WhatsApp. Sindiran terhadap WhatsApp diposting Elon Musk pada Kamis (6/2/2020) dengan menyertakan gambar meme dengan tangan robot.

"Emoji baru," tulis Elon Musk. "Yang terakhir disertai hack (bobol) ponsel gratis."



Jika Anda memperbesar gambar ke bawah akan muncul lengan robot yang yang berbeda dengan lengan lainnya milik Apple, Google, Microsoft, dan Samsung.

[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading