Viral! Virus Corona Menyebar Via Ponsel Xiaomi, Benarkah?

Tech - Arif Budiansyah, CNBC Indonesia
29 January 2020 11:42
Viral! Virus Corona Menyebar Via Ponsel Xiaomi, Benarkah?
Jakarta, CNBC Indonesia - Belakangan ini muncul broadcasting di grup WhatsApp yang soal penyebaran Virus Corona via Ponsel Xiaomi. Disebutkan penyebaran ini melalui server, dikeluarkan dari speaker Xiaomi.

"Yang punya hp Xiaomi cepat buang HP kalian, karena virus Corona berasal dari China, dan menyebar melalui server, dikeluarkan dari speaker Xiaomi!," tulis broadcasting tersebut, seperti dilansir Rabu, (29/1/2020).

Viral! Virus Corona Menyebar Via Ponsel Xiomi, Benarkah?Foto: Ist

Lalu benarkah Virus Corona bisa menyebar melalui server dan speaker Xiaomi? Menurut World Health Organization (WHO) virus Corona menyebar melalui batuk, bersin atau menyentuh orang yang terinfeksi, seperti lansir dari Aljazeera.


Jadi tidak bisa Virus Corona menular dari benda mati. Sehingga broadcasting WhatsApp yang disebar ini tidak benar atau kabar bohong.


Seseorang yang terjangkit Virus dengan nama lain 2019-nCoV ini memiliki gejala serupa flu. Gejala lainnya pilek, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala dan demam. Bagi orang yang sistem kekebalan tubuhnya sedang lemah, misalnya orang tua dan anak-anak, virus ini bisa menyebabkan penyakit saluran pernapasan yang lebih serius. Mulai dari pneumonia sampai bronkitis.

Virus Corona sendiri berasal dari binatang. Kebanyakan yang mereka yang awal-awal terinfeksi virus ini bekerja atau sering mengunjungi pasar grosiran makan laut Huanan di pusat kota China, yang menjual hewan hidup maupun yang baru disembelih.

Berdasarkan laporan Komite Kesehatan China, per Rabu (29/1/2020), kasus penderita penyakit karena virus Corona di China sudah mencapai 5.974 orang.

Sementara itu, jumlah kematian karena corona kini bertambah banyak. Bahkan dari pihak berwenang di Provinsi Hubei bertambah menjadi 131 orang tewas, dari sebelumnya di Selasa 106 orang meregang nyawa.

 Presiden China Xi Jinping menyebut virus ini sebagai virus "setan". Dalam pertemuan dengan AFP, ia berujar akan melakukan pembaruan data suspect corona sesegar mungkin.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading