Badan Siber RI Ungkap Modus Pembobolan Rekening Bank via HP

Tech - Arif Budiansyah, CNBC Indonesia
27 January 2020 08:30
Belakangan ini publik telah dihebohkan dengan berbagai kasus pencurian seperti pembobolan rekening bank atau menguras saldo dompet digital melalui nomor ponsel.
Jakarta, CNBC Indonesia - Belakangan ini publik telah dihebohkan dengan berbagai kasus pencurian seperti pembobolan rekening bank atau menguras saldo dompet digital melalui nomor ponsel. 

Oknum pencuri tersebut dalam menjalankan aksinya bukanlah seorang peretas yang handal maupun menggunakan software yang sangat canggih, mereka hanya menggunakan rekayasa sosial yang dinamakan SIM Swap.


Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) menjelaskan bahwa SIM swap adalah tindakan mengambil alih nomor ponsel sebagai sarana untuk mengakses akun perbankan.


Dilansir dari akun Twitter milik BSSN, (27/1/2020), berikut modus pergerakkan pelaku kejahatan untuk membobol rekening bank dengan SIM swap:
  1. Pelaku sudah terlebih dahulu mengumpulkan informasi perbankan personal milik korban
  2. Dengan identitas palsu, pelaku menuju operator seluler dan meminta penggantian kartu SIM baru milik korban.
  3. Setelah melakukan verifiksi, kartu SIM pengganti (baru) akan diterbitkan.
  4. Kartu SIM asli yang masih ada di tangan pemilik sah dinonaktifkan.
  5. Pelaku akan melakukan transaksi, OTP (One Time Password) akan dikirimkan ke kartu SIM baru.

Informasi saja, dalam transaksi perbankan, terutama internet banking dan mobile banking, perbankan biasanya mengirimkan password khusus ke nomor ponsel yang dimiliki nasabah atau yang disebut OTP.

Nantinya OTP akan dikirim melalui sms ke nomor ponsel sebagai alat konfirmasi bahwa itu adalah pemiliknya. Nah, autentikasi dengan nomor ponsel ini digunakan sebagai jembatan awal untuk pelaku bisa masuk ke akun mobile banking milik korban.

[Gambas:Video CNBC]



(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading