Tak Lagi Jadi Transportasi Online, Apa Rencana Grab?

Tech - Juanita Wiratmaja, CNBC Indonesia
24 January 2020 11:13
Tak Lagi Jadi Transportasi Online, Apa Rencana Grab?
Jakarta, CNBC IndonesiaGrab kini sudah bertransformasi dari aplikasi ride hailing atau berbagi tumpangan menjadi Everyday Everything Super App. Lalu apa rencana Grab tahun ini?

President Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan tahun 2019 dan 2020 akan menjadi tahun yang luar biasa bagi Grab. Tahun lalu, pertama kalinya Grab bersama dengan CEO SoftBank Masayoshi Son menemui Presiden Joko Widodo dan menyampaikan komitmen investasi sebesar US$2 miliar untuk Indonesia.


Dana ini diinvestasikan pada tiga sektor. Yakni, XD mapping, kendaraan listrik dan e-healthcare. Semua ini sudah diselesaikan oleh Grab.


"Tentunya ini adalah fondasi untuk ke depannya, untuk kita tumbuh lagi, memberikan yang banyak lagi untuk masyarakat Indonesia dan negara Indonesia," ujar Ridzki Kramadibarata kepada CNBC Indonesia, di Davos, Swiss, seperti dikutip Jumat (24/1/2020).

Ridzki memaparkan sektor-sektor yang dikembangkan Grab akan memberikan kontribusi bagi Indonesia. Sektor e-healthcare misalnya, akan bisa membuat tingkat kesehatan masyarakat di Indonesia Timur membaik.

"Sektor kendaraan listrik, kita tahu Indonesia hadapi defisit karena konsumsi BBM dengan kendaraan listrik akan mengurangi itu dan di saat yang sama lingkungan yang lebih baik," jelas Ridzki.

Untuk tahun ini, Grab Indonesia akan fokus mengembangkan jasa dan layanan yang sudah dijalankan untuk memberikan pengalaman yang terbaik untuk costumer.

"Uniknya lagi, banyak layanan dari kita ini enpowering micro entrepreneur ataua pengusaha-pengusaha yang kecil. Platformnya tentu GrabCar, GrabBike seperti yang diketahui banyak orang, GrabFood revenue juga meningkat dengan baik dan kita juga GrabKios di mana warung sekarang bisa menjadi warung online untuk menjual dengan cepat," ungkap Ridzki.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading