Hanya Berumur 1,5 Tahun, Instagram Hapus Tombol IGTV

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
20 January 2020 15:50
Hanya Berumur 1,5 Tahun, Instagram Hapus Tombol IGTV
Jakarta, CNBC Indonesia - Pada 2018, Instagram meluncurkan layanan video berdurasi panjang bernama IGTV. Tombolnya ada di sebelah kanan atas berwarna oranye pada aplikasi Instagram. Sekarang tombol tersebut dihapus.

Alasannya, tidak banyak yang mengklik tombol tersebut. Dalam 18 bulan yang mendownload aplikasi mandiri IGTV hanya 7 juta, padahal pengguna Instagram hampir 1 miliar. Sekarang pengguna perlu mengetuk tab IGTV di dalam Instagram Explore untuk melihat video panjang.


"Karena kami terus berupaya mempermudah orang untuk membuat dan menemukan kontan IGTV, kami telah belajar bahwa sebagain besar orang menemukan konten IGTV melalui pratinjau di Feed, saluran IGTV di Explore, profil pembuat dan aplikasi mandiri. Sangat sedikit yang mengklik ikon IGTV di sudut kanan atas layar utama di aplikasi Instagram "kata juru bicara perusahaan Facebook seperti dilansir dari TechCrunch, Senin (20/1/2020).


"Kami selalu berusaha menjaga Instagram sesederhana mungkin, jadi kami menghapus ikon ini berdasarkan pembelajaran dan umpan balik dari komunitas kami."

Pengguna Instagram tidak memerlukan aplikasi IGTV terpisah untuk menonton video yang lebih , karena IGTV tertanam di aplikasi utama dan dapat diakses melalui in-feed, tab dari halaman Expore, stiker promo di Stories, dan tab profil. Namun, fakta ini tak menjamin IGTV banyak diakses pengguna.

Satu hal yang masih hilang adalah cara terbuka bagi pembuat Instagram untuk mendapatkan uang langsung dari video IGTV mereka. Pengguna tidak bisa mendapatkan pembagian pendapatan iklan seperti YouTube atau Facebook Watch. Mereka juga tidak dapat menerima atau menjual langganan konten eksklusif seperti di Facebook, Twitch, atau Patreon.

Satu-satunya dukungan finansial yang ditawarkan Facebook dan Instagram kepada pencipta IGTV adalah penggantian biaya produksi untuk beberapa selebriti. Kontrak-kontrak itu juga mengharuskan pembuat konten untuk menghindari pembuatan konten yang berkaitan dengan politik, masalah sosial, atau pemilihan, menurut Lucas Shaw dan Sarah Frier.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading