1 Maret Google Tak Jadi Browser Utama Android & Penggantinya

Tech - Arif Budiansyah, CNBC Indonesia
14 January 2020 07:53
Jakarta, CNBC Indonesia - Mulai 1 Maret 2020, Google tak lagi menjadi mesin pencari (search engine) utama di ponsel dan tablet Android baru. Google telah dituntut harus menyediakan alternatif search engine yang diinstall ketika pertama kali ponsel diaktifkan.

Perubahan ini berlaku di wilayah Uni Eropa setelah pengadilan memutuskan Google melakukan aksi anti persaingan dalam seach engine di perangkat Android pada Juli 2018. Atas masalah ini UE menghukum Google denda US$5 miliar.

Berdasarkan keputusan pengadilan, Google harus menyediakan empat alternatif search engine di ponsel Android. Google pun sudah merilis daftar search engine pilihan pengguna selain Google di 31 negara Uni Eropa.


Pilihan terbanyak ternyata jatuh ke search engine DuckDuckGo, Info.com, PrivacyWall dan Qwant dan Yandex, seperti dikutip dari blog Android.com, Senin (13/1/2020).

Selain itu, berikut layanan mesin pencari web alternatif terpopuler yang bisa digunakan di Android;

1. DuckDockGo


Dilansir dari Business Insider, DuckDuckGo merupakan search engine dengan tagline "Privacy, Simplified". Search engine ini menghindari hasil pencarian yang dipersonalisasi dan tidak memprofilkan pengguna, untuk melindungi privasi pengguna.

2. Microsoft Bing Search

Mesin pencari web buatan Microsoft ini menawarkan tampilan antar-muka dengan wallpaper yang bisa dirubah sesuka hati oleh pengguna. Bing terintegrasi langsung dengan Google Lens atau Microphone untuk mencari sesuatu secara akurat melalui gambar atau suara. Layanan ini juga mempunyai fitur reading mode untuk membaca dengan layar penuh


[Gambas:Video CNBC]




3. Yahoo Search
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading