Iran Serang AS, Harga Bitcoin Meroket Rp 6 Juta Ikuti Emas

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
08 January 2020 10:14
Iran Serang AS, Harga Bitcoin Meroket Rp 6 Juta Ikuti Emas
Jakarta, CNBC Indonesia - Serangan balasan Iran ke dua pangkalan udara Amerika Serikat (AS) di Irak telah mendongkrak harga emas melewati level US$1.600/troy ons. Selain emas, balasan ini juga jadi sentimen bagi Bitcoin.

Coindesk melaporkan serangan ini telah membuat harga Bitcoin naik dari US$8.400 pada awal tahun 2020 menjadi kisaran US$8.400 per koin. Bahkan 40 menit setelah serangan tersebut diumumkan harga Bitcoin melambung ke US$8.438 per koin dan menjadi harga rekor tertinggi pada awal tahun ini.


Jika dibandingkan dengan awal tahun, maka investor dan trader Bitcoin menikmati kenaikan harga US$438 per koin atau setara Rp 6,13 juta. Kini harga Bitcoin di kisaran US$8.300 per koin.


Head of Trading Digital Asset Capital Management Joshua Green mengatakan serang balasan Iran ini menjadi sentimen pendorong kenaikan Bitcoin dan minyak serta emas. Serangan ini membuat investor mengalihkan asetnya dari instrumen beresiko ke save heaven atau instrumen aman.

"Kami juga melihat harga emas dan minyak menguat kuat," ujarnya seperti dilansir Rabu (8/1/2020).

Bloomberg News melaporkan Rabu pagi ini puluhan roket ditembakkan Iran ke pangkalan udara gabungan AS-Irak. Seorang pejabat bahkan mengonfirmasi bahwa serangan dilakukan di Ayn al-Asad di Irak Barat. Ini dilakukan sebagai balasan atas kematian Jenderal Qasem Soleimani.

"IRGC mengumumkan kepada Setan AS bahwa balasan yang dilakukan akan dipenuhi rasa sakit dan kehancuran," kata IRGC.

Sementara Gedung Putih juga mengkonfirmasi hal ini. "Kami mengetahui adanya laporan serangan terhadap fasilitas AS di Irak," kata Sekretaris Gedung Putih Stephanie Grisham dalam sebuah pernyataan.

"Presiden telah diberi pengarahan dan sedang memantau situasi dengan cermat dan berkonsultasi dengan tim keamanan nasional.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading