Jenderal Iran Tewas, Trump Posting Star-Spangled Banner

Tech - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
03 January 2020 11:32
Tak ayal, postingan Trump di microblog itu memancing lebih dari 186.800 likes, 51.100 re-tweet, dan 39.100 komentar hingga 11:00 pagi ini.
Jakarta, CNBC Indonesia - Tewasnya pimpinan Pasukan Khusus Quds asal Iran yaitu Mayor Jenderal Qasem Soleimani justru ditanggapi dengan sederhana tetapi menohok oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Dalam cuitan teranyarnya pagi ini (3/1/20), presiden yang menjuluki dirinya Tariff Man itu relatif simbolis, yaitu dengan memajang bendera AS yang biasa disebut Star-Spangled Banner. Tak ayal, postingan Trump di microblog itu memancing lebih dari 186.800 likes, 51.100 re-tweet, dan 39.100 komentar hingga 11:00 pagi ini.


Sebagian besar komentar memuji keberanian Trump dan pasukan AS yang menyerbu bandara di Irak dan menyebabkan gugurnya Soleimani, serta justru menyoraki potensi munculnya Perang Dunia III yang justru menjadi momok dunia.


Mayoritas komentar yang berasal dari kubu pro-Trump juga berkomentar tentang kecintaan mereka terhadap sang presiden, mengelu-elukan namanya, dan menyatakan sudah saatnya negara tersebut menunjukkan kekuatan aslinya ke dunia.

Namun di sisi lain, tidak sedikit yang menyayangkan sikap darah dingin Trump tersebut yang terutama datang dari kubu seberang, yaitu yang kontra-Trump.


Seorang aktor Hollywood bernama Andy Ostroy dan wartawan bernama Helen Kennedy justru memposting barang bukti twit Trump yang pernah mengecam aksi presiden AS ke-44 yakni Barack Obama yang ingin memulai perang dengan Iran pada 2011 dan 2012.

Dalam postingan-nya 8 tahun lalu, Trump menghujat presiden pertama AS yang berkulit hitam dengan tuduhan mencari popularitas dan mendulang suara menjelang pemilihan umum.



Soleimani meninggal dalam serangan tentara AS di sebuah bandara di Irak. Quds yang dipimpin veteran berumur 62 tahun itu merupakan pasukan elit Tentara Revolusioner Iran yang bertugas di luar wilayah Iran.


Sebagian besar operasi yang dilakukan pasukan itu bertujuan mendukung sekutu Iran di seluruh dunia, beberapa di antaranya adalah Hisbullah di Lebanon, pasukan Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat, milisi Syiah di Irak, serta memerangi ISIS.


TIM RISET CNBC INDONESIA

(irv/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading