Lawan Gojek & Grab, Maxim Bakal Beroperasi di 20 Kota

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
27 December 2019 16:57
Perusahaan ride hailing asal Rusia, Maxim, berencana ekspansi ke tiga kota baru, setelah beroperasi di 17 kota di Indonesia.
Jakarta, CNBC Indonesia- Perusahaan ride hailing asal Rusia, Maxim, berencana ekspansi ke tiga kota baru, setelah beroperasi di 17 kota di Indonesia.

Saat ini Maxim telah beroperasi di antaranya di Jakarta, Pekanbaru, Batam, Surakarta, Samarinda, Banjarmasin, dan Balikpapan. Selain Indonesia, Maxim juga sudah ada di Malaysia dan berencana masuk Vietnam.

"Jakarta memang kota pertama yang kami kembangkan, dan masih ada tiga kota lainnya yang akan kami kembangkan," kata Development Manager Maxim Indonesia Imam Mutamad kepada CNBC Indonesia dalam Profit, Jumat (27/12/2019).



Menurut Imam, Maxim akan memperluas layanannya terutama di daerah-daerah, karena masih ada 50 juta orang yang belum terlayani layanan ride hailing. Di daerah selain Jakarta juga dinilai memiliki peluang yang besar, terutama yang belum maksimal tergarap sebelumnya.

"Kami datang sebagai pilihan, untuk keseimbangan dan pilihan pasar jadi lebih baik," katanya.

Berdasarkan perkembangan yang terjadi, Maxim pun optimistis tahun ini targetnya telah tercapai yang berarti pasar memberikan respon positif. Selain ekspansi ke daerah-daerah, Imam menegaskan tidak akan masuk ke bisnis pengantaran makanan atau lifestyle seperti yang lainnya.

"Fokus kami transportasi, kami sudah ada beberapa kota di Surakarta dan Yogyakarta kami ada delivery logistik, dan kami ada pick up, mobil box juga," ujar Imam.

Sebagai pendatang baru, dia mengaku bisnis ojek online juga merupakan lini baru dari yang sebelumnya hanya fokus di layanan taksi dan logistik. Bahkan 60% dari pendapatan Maxim berasal dari ride hailing.

"Investasi yang kami fokuskan adalah pembukaan di kota baru. Di sisi lain rekrutmen terhadap tenaga kerja terampil di daerah yang kami buka, untuk tim kami sendiri. Untuk driver kami memberikan kesempatan untuk bergabung jika tidak bisa bergabung dengan yang sudah mature," kata Imam.


Kantor ojek Maxim di Solo digeruduk sejumlah driver Grab dan Gojek, pekan lalu. Mereka protes akan tarif ojol murah yang diterapkan oleh Maxim yang melanggar aturan.

Setelah aksi demo tersebut, Grab dan Gojek memberikan batas waktu 2-3 hari untuk penyesuaian tarif. Audiensi pun dilakukan oleh Dishub Solo, Gojek, Maxim, dan Grab.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Gara-gara Perang Tarif, Driver Gojek & Grab Serbu Ojol Maxim


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading