Alasan di Balik Penunjukkan Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda

Tech - Monica Wareza, CNBC Indonesia
06 December 2019 20:22
Alasan di Balik Penunjukkan Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) sudah mendapatkan nahkoda barunya setelah Ari Ashkara dibebastugaskan oleh menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kemarin Kamis (5/12/2019).


Dewan Komisaris Garuda Indonesia menetapkan Fuad Rizal sebagai pelaksana tugas Direktur Utama Garuda Indonesia. Fuad merupakan direktur keuangan dan manajemen risiko.


Kenapa memilih Fuad sebagai pelaksana tugas direktur utama?


Ternyata, alasan paling mendasar adalah karena Fuad adalah salah satu direksi yang tak ikut dalam perjalanan tugas 'ilegal' ke Toulouse, Prancis untuk menjemput armada Airbus terbaru yang dibelinya.

"Kalau komisaris katakan begitu ya kita lakukan begitu, mungkin pertimbangan komisaris lebih kepada Pak Fuad ga ikut ke sana [Toulouse]," kata Arya Sinulingga di Staf Khusus Kementerian BUMN di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Selain itu, Fuad sudah menjabat sebagai direksi di perusahaan penerbangan pelat merah ini selama beberapa waktu sehingga dinilai sudah mengerti dan bisa menjalankan operasional perusahaan.

"Ketiga karena Pak Fuad itu finance, urusan keuangan dan lebih gampang. Gak susah bagi direksi yang finance buat tugas itu. Tapi itu diserahkan ke komisaris itu kenapa memilih Pak Fuad," terang dia.

Mengenai penetapan direktur utama definitif, ketika ditanya Fuad Rizal yang baru menempati kursi nahkoda Garuda Indonesia ini menyebutkan belum ditentukan. Dirinya akan mengkomunikasikan lebih lanjut dengan dewan komisaris perusahaan.

"Nanti akan dibicarakan lebih lanjut dengan dewan komisaris," kata Fuad kepada CNBC Indonesia, Jumat (6/12/2019).

Dalam rilis yang diterima CNBC Indonesia, Jumat (6/12/2019), penetapan Fuad menyusul kebijakan Kementerian BUMN yang membebastugaskan Ari Askhara dari jabatan Direktur Utama Garuda Indonesia yang berlaku sejak tanggal 5 Desember 2019.

"Penetapan Fuad Rizal Sebagai Plt. Direktur Utama Garuda Indonesia akan berlaku hingga dilaksanakannya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Garuda Indonesia dalam waktu dekat.

Plt. Direktur Utama memastikan bahwa kegiatan bisnis dan operasional akan tetap berjalan sesuai dengan rencana kerja perseroan," ujar VP Corporate Secretary Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan.

"Selanjutnya Garuda Indonesia akan melaksanakan hal-hal terkait dengan pelaksanaan RUPSLB sesuai dengan ketentuan anggaran dasar dan peraturan terkait lainnya," lanjut Ikhsan.

Lebih lanjut, dia mengatakan perseroan akan melakukan evaluasi secara berkesinambungan dalam proses bisnis yang berjalan. Perseroan, menurut Ikhsan juga berkomitmen untuk terus mengedepankan dan melaksanakan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dengan mematuhi aturan yang berlaku.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Terkait
Features
    spinner loading