Menteri Johnny Plate Bicara Soal Spyware Pembobol WhatsApp

Tech - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
06 November 2019 11:44
Menteri Johnny Plate Bicara Soal Spyware Pembobol WhatsApp
JAKARTA, CNBC Indonesia - Penggunaan WhatsApp tidak selamanya aman. Beberapa waktu terakhir, ditemukan spyware yang disebut dapat menjebol obrolan serta dokumen di WhatsApp pengguna. Namanya adalah spyware Pegasus.

Hal ini yang kemudian ditanyakan oleh anggota Komisi I DPR RI Sukamta saat Rapat Dengar Pendapat dengan jajaran Kemenkominfo, termasuk Menkominfo Johnny G. Plate.


"Apakah Kemenkominfo  sudah lakukan investigasi soal ini atau belum, kalau sudah hasilnya apa? dan tindakan yang sudah diambil apa untuk melindungi masyarakat Indonesia yang menggunakan WhatsApp?" tanya Sukamta pada sesi RDP.


Menerima pertanyaan tersebut, Johnny mengatakan akan menggandeng lembaga lain yang berkompeten dalam persoalan tersebut. "Hal-hal yang geo-strategis kita harus berbicara dengan lembaga yang berkompeten, yaitu BSSN. Setelah ini saya akan melihat patroli siber Kominfo," kata Johnny.

Langkah yang diambil yakni bertukar informasi antara kedua lembaga tersebut. Sehingga baik Kominfo maupun BSSN bisa mengambil langkah-langkah yang perlu dilakukan. Tujuannya tentu untuk mencegah spyware pegasus masuk ke pengguna WhatsApp di Indonesia.

Serangan ini terbilang sudah meresahkan, karena berdasarkan data yang dirilis WhatsApp. Setidaknya ada 1.400 pengguna yang menjadi korban pada aksi yang dilakukan bulan Mei 2019 lalu.

Mereka yang menjadi target adalah pengacara, wartawan, aktivis HAM, diplomat hingga pejabat pemerintahan asing senior. Perusahaan Israel NSO Group disebut-sebut sebagai pemeran dalam melepas spyware WhatsApp untuk membajak ponsel targetnya.

Pengamanan bagi pengguna WhatsApp memang perlu dilakukan. Karena dari 1,5 miliar pengguna di seluruh dunia, Indonesia menjadi salah satu pengguna terbesarnya.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading