Dikabarkan akan Merger Dengan OVO, Apa Kata DANA & Grab?

Tech - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
24 September 2019 12:33
Industri dompet digital sempat heboh karena merebaknya rumor Grab ingin menggabungkan OVO dan DANA untuk menjegal Gojek.
Jakarta, CNBC Indonesia - Industri dompet digital sempat heboh karena merebaknya rumor Grab ingin menggabungkan OVO dan DANA untuk menjegal Gojek.

Informasi ini dikabarkan oleh kantor berita Reuters. Dalam laporan Reuters disebut Grab tertarik untuk membeli mayoritas saham DANA, dompet digital milik Elang Mahkota Teknologi (Emtek) dan Ant Financial, kemudian menggabungkannya dengan OVO. Dinyatakan Grab dan Lippo Group adalah pemegang saham OVO.

Mengenai kabar ini, CEO DANA Vincent Iswara menjawab simpel.


"Saya tidak bisa mengomentari rumor," ujarnya sambil tersenyum ketika ditemui di Forum Fintech Summit and Expo 2019 di Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Manajemen Grab juga melakukan hal yang sama dengan menolak menjawab pertanyaan wartawan ketika ditanyakan soal aksi korporasi tersebut.

"Hari ini Grab for Good saja ya," ungkap Neneng Goenadi, Managing Director Grab.

Sebelumnya Asisten Gubernur & Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendrata mengaku belum menerima proposal terkait aksi merger tersebut. Izin aksi korporasi ini harus dapat restu karena BI merupakan regulator sistem pembayaran Indonesia.

"Belum ada juga permohonan. Belum ada ke BI," ujarnya.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading