Usai Balas China, Trump 'Hukum' Perancis Dengan Pajak Anggur

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
24 August 2019 13:45
Usai Balas China, Trump 'Hukum' Perancis Dengan Pajak Anggur
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump siap membalas Perancis jika negara pusat mode ini mengenakan pajak digital kepada perusahaan-perusahaan teknologi AS. Trump mengatakan siap memajaki anggur Perancis.

Donald Trump mengatakan ia bukanlah penggemar berat perusahaan teknologi AS tetapi ia menganggap perusahaan tersebut adalah perusahaan hebat.


"Terus terang saya tidak inin Prancis mengenakan pajak perusahaan kami. Jika mereka melakukan itu ... kami akan mengenakan pajak pada anggur mereka, pajak yang belum pernah mereka lihat sebelumnya," ujar Donald Trump seperti dikutip CNBC Indonesia dari Reuters, Sabtu (24/8/2019).


Presiden Perancis Emmanuel Macron sudah mengumumkan pajak baru pada perusahaan teknologi besar seperti Facebook, Google dan Amazon. Alasannya, keadilan sosial.

Prancis menggunakan aturan sendiri untuk memajaki Google dan perusahaan teknologi lainnya, tak ikut dengan aturan pajak yang diterapkan Uni Eropa.

Mereka memungut pajak sebesar 3% pada perusahaan teknologi yang memiliki pendapatan sebesar 25 juta euro dari Perancis dan 750 juta euro dari seluruh dunia.

Trump menyerang kebijakan ini sebagai aturan sebagai sebuah "kebodohan". Utusan Dagangan AS Robert Lighthizer telah mengumumkan penyelidikan atas pajak digital Perancis, yang disebutnya sebagai praktik perdagangan tidak adil yang menghukum perusahaan teknologi A.S karena keberhasilan komersial mereka.

Informasi saja, tensi Perang dagang AS dengan China kembali meningkat setelah China memutuskan untuk mengenakan tarif baru pada US$75 miliar produk AS sebagai respons dari rencana Trump mengenakan tarif pada US$250 miliar produk China.

Pengumuman China ini ternyata membuat Trump geram. Ia mengancam akan menaikkan tarif pada sebagian besar produk impor dari China.



(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading