Penjelasan Lengkap Bos BRI soal Peluncuran Satelit Kedua

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
14 August 2019 11:12
Penjelasan Lengkap Bos BRI soal Peluncuran Satelit Kedua Foto: Infografis/Satelit BRISat/Arie Pratama
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Suprajarto angka suara soal rencana bank spesialis UMKM ini meluncurkan satelit kedua. Rencananya satelit ini diluncurkan pada 2023.

Suprajarto mengatakan saat ini satelit BRI memiliki 54 transporder dan sudah termanfaatkan dengan maksimal.


"Bahkan ada 4 yang kita sumbangkan ke pemerintah, Mabes Polri, TNI dan Kemenkeu. Semuanya sudah terutilisasi dengan baik sudah hampir 100%," ujar Suprajarto dalam paparan kinerja keuangan Semester I-2019 di Jakarta, Selasa (14/8/2019).


Suprajarto menambahkan perbankan merupakan industri yang mengutamakan layanan dan akan diback up untuk menjaga dan menjamin layanan berjalan dengan baik.


"Kami memanfaatkan vendor yang lain kayak Telkom tapi kami kan lebih firm kalau punya back up sendiri. Ada beberapa spektrum yang kami butuhkan," jelasnya.

Sebelumnya Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank BRI, Indra Utoyo mengatakan BRI berencana meluncurkan satelit baru pada 2023 yang memiliki teknologi High Throughput Satellite.

Penjelasan Lengkap Bos BRI soal Peluncuran Satelit KeduaFoto: Infografis/Satelit BRISat/Arie Pratama

"Sejalan dengan perkembangan bisnis BRI dan kebutuhan jaringan yang meningkat, pada akhir tahun 2023 BRI berencana meluncurkan satelit HTS (High Throughput Satellite) untuk menambah kapasitas jaringan komunikasi melalui anak perusahaan BRI," ujar Indra Utoyo.

High Throughput Satellite (HTS) merupakan teknologi satelit di mana kapasitas akses data melalui satelit bisa jauh lebih besar dari kapasitas yang saat ini banyak digunakan.


Saat ini BRI sebagai bank terbesar di Indonesia secara total aset ini telah memiliki satelit yang diberi nama BRIsat. BRIsat diluncurkan pada 18 Juni 2016 lalu di Guyana Perancis dan menjadikan Bank BRI sebagai bank pertama dan satu satunya di dunia yang memiliki dan mengoperasikan satelit sendiri. 

Proses pembuatan BRIsat sendiri memakan waktu 25 bulan. Perakitan satelit dilakukan Space Systems / Loral di Palo Alto - California, sedangkan kendaraan peluncurnya menggunakan Arianespace 5 buatan Perancis.


Indra mengungkapkan BRIsat berperan vital dalam memastikan setiap jaringan kantor dan ATM BRI tetap terhubung ke data center BRI.  "Dengan jaringan komunikasi yang tidak terputus, maka BRI tidak terganggu dalam memberikan layanan kepada para nasabahnya," kata Indra.

Untuk mitigasi risiko di sisi jaringan komunikasi secara jangka panjang, Bank BRI akan melakukan diversity untuk BRIsat yang akan dilaksanakan pada 2020 bersama dengan operator satelit dan telekomunikasi lainnya.

Simak video tentang rencana BRI luncurkan satelit baru di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading