Kapan LinkAja Bisa Berikan Pinjaman Online?

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
10 May 2019 16:03
Kapan LinkAja Bisa Berikan Pinjaman Online?
Jakarta, CNBC Indonesia- Selain menjadi dompet digital PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau LinkAja berniat menjadi penyedia pinjaman online atau peer to peer (P2P) lending. CEO LinkAja Danu Wicaksana mengatakan menjadi penyedia P2P lending sudah ada dalam roadmap dua tahun ke depan.

Saat ini LinkAja tengah mempelajari skema yang tepat untuk masuk ke bisnis tersebut. Pertama menjadi paltform yang menghubungkan antara pihak peminjam dan pengguna. LinkAja hanya jadi pihak ketiga yang menghubungkan keduanya.

"Pertama saya (LinkAja) hanya jadi medium, kenapa orang mau kesana, karena ada traffic," kata Danu usai CNBC VIP Forum, Kamis (09/05/2019).


Kedua, menjadi penyedia kredit skoring, karena LinkAja bisa menganalisis kebiasaan penggunanya dari transaksi yang dilakukan. Dari situ, pihaknya memiliki pseudo skoring yang bisa menjadi masukan bagi perbankan ata multifinance, untuk memberikan pinjaman bagi orang yang belum memiliki catatan di Bank Indonesia.

"Untuk menjadi keduanya tidak dibutuhkan izin tambahan, sementara untuk menjadi penyedia P2P dibutuhkan proses izin tambahan," katanya.

Danu menilai, yang paling mungkin bisa dilakukan lebih dulu dilakukan adalah menjadi platform, kemudian menjadi penyedia, barulah kredit skoring. Yang bisa dicontoh menurut dia seperti WeChat Pay di China, sebagai penyedia P2P. Pasalnya, alur dari bisnis WeChat cukup unik, karena dia menyediakan platform, kredit skoring, dan juga penyedia.

"Tapi sebagai penyedia dia tidak pernah 100% dari pihaknya sendiri, misalnya 20% dari mereka dan sisanya dilempar ke Bank of China," ujar Danu.

Kapan LinkAja Bisa Berikan Pinjaman Online?Foto: LinkAja (CNBC Indonesia)

Untuk disburse loan, bisa berasal dari bank atau perusahaan lainnya. Saat ini LinkAja sudah bekerja sama dengan Kredit Pintar, trusting Social, Amarta, Yayasan Cinta Anak Bangsa, dan beberapa startup lainnya.

Sebelumnya Danu mengatakan dua tahun lagi LinkAja akan menjadi digital financial services transform. Menurutnya, ke depan pembiayaan dan marketplace bukan tak mungkin diwujudkan LinkAja.

"Payment hanya permulaan," tuturnya.

Lebih jauh Danu menyampaikan keberadaan LinkAja bukan menyaingi yang sudah ada. Namun justru melengkapi dan memperluas jangkauan.

"Bagaimana di luar sana bisa bersama-sama yang lain berkolaborasi," tutur Danu.

Simak video Tcash berubah jadi LinkAja di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading