Status Decacorn: Grab Sudah, Go-Jek Kapan Nih?

Tech - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
08 March 2019 09:50
Status Decacorn: Grab Sudah, Go-Jek Kapan Nih?
Jakarta, CNBC Indonesia - Grab kini resmi menjadi decacorn pasca diinjeksi investasi senilai US$ 1,46 miliar atau Rp 20 triliun lebih (Asumsi Kurs US$ 1 = Rp 14.000) dari SoftBank Vision Fund.

Dengan putaran pendanaan Series H ini, Grab telah menerima total pendanaan senilai Iebih dari US$ 4,5 miliar atau Rp 63 triliun dari Toyota, Hyundai Motor, Microsoft hingga Ping An Capital.

Grab juga mengantongi dana segar dari perusahaan manajemen aset asal Amerika Serikat yaitu Oppenheimer Funds. Dengan demikian, valuasi Grab akhirnya tembus US$ 14 miliar atau setara dengan Rp 197 triliun (asumsi kurs Rp14.000 per US$). Di Jakarta, Rabu (6/3/2019), CEO dan Co-Founder Grab, Anthony Tan mengumumkan Grab telah menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara.


Lain Grab, lain pula Go-jek. Seperti diberitakan CNBC Indonesia, Rabu lalu, Go-Jek disebut-sebut telah mengumpulkan dana segar mencapai US$ 920 juta atau sekitar Rp13 triliun (kurs Rp14.000 per US$). Angka ini diperoleh dari putaran pertama atas pendanaan seri F yang baru dilakukan.

Status Decacorn: Grab Sudah, Go-Jek Kapan Nih?Foto: Grab (dok. Grab)


Dilansir dari Techcrunch, Rabu (6/3/2019) angka tersebut diyakini lebih kecil dibandingkan dengan dana yang diperoleh Go-Jek yang diprediksi mencapai US$ 1 miliar atau setara dengan Rp14 triliun. Go-Jek disebut-sebut sedang melirik pendanaan hingga US$2 miliar tahun ini atau sama dengan Rp28 triliun.

Pada pendanaan putaran pertamanya sejumlah nama investor seperti Google, JD.com, Tencent, Mitsubishi Corporation hingga Provident Capital turut andil. Dari investor itu, Go-Jek diperkirakan raup dana segar mencapai US$ 9,5 miliar atau mencapai Rp 135 triliun.

Dengan valuasi ini, tinggal selangkah lagi untuk Go-Jek menjadi decacorn pertama dari Indonesia dan kemungkinan kedua di Asia Tenggara setelah Grab yang juga rivalnya. Decacorn adalah perusahaan startup yang memiliki valuasi minimal US$ 10 miliar atau 10 kali lipat dari batas bawah unicorn.

Go-Jek mengaku akan melakukan gebrakan baru di Vietnam, Singapura dan Thailand, tak ketinggalan Go-Jek juga dikabarkan sedang melirik pasar baru di Filipina dengan membeli start up lokal berbasis keuangan yaitu Coins.ph.

Status Decacorn: Grab Sudah, Go-Jek Kapan Nih?Foto: Astra & Gojek Bentuk Perusahaan Patungan dan Tambah Investasi US$ 100 Juta. Dok PT Astra Internasional Tbk


Serupa dengan rivalnya, bisnis Go-Jek meliputi layanan transportasi, pengiriman makanan, hingga pembayaran yang melibatkan banyak transaksi keuangan. Di Vietnam, melalui layanan Go-Viet, Go-Jek menawarkan layanan makanan serta transportasi motor. Sementara itu di Thailand yang menawarkan layanan sepeda motor, Go-Jek memilih layanan mobil di Singapura.

Go-Jek sudah tersebar di lebih dari 204 kota dan melibatkan dua juta pengemudi dengan melibatkan sekitar 400 ribu pedagang dalam mendorong layanannya. Sebagian angka tersebut berasal dari negara kelahiran Go-Jek, Indonesia.

Transaksi tahunan Go-Jek disebut mencapai US$ 2 miliar pada tahun lalu. Meski sudah melakukan upaya sedemikian rupa dengan berbagai inovasi yang telah dilakukan, Go-Jek disebut belum mampu menyaingi Grab yang telah melaju terlebih dahulu sebagai decacorn.

Menyentuh lini bisnis yang kian luas, Grab masih menjadi start up teratas saat ini setelah berhasil merangkul Uber dan telah beroperasi di delapan negara.

Saat ini Grab sudah diunduh sebanyak 130 juta kali melalui ponsel penggunanya. Grab juga sudah mengumpulkan dana segar setidaknya US$ 1 miliar tahun lalu. Angka itu akan terus bertambah seiring makin agresifnya perusahaan Anthony Tan dalam melirik investor baru.

Status Decacorn: Grab Sudah, Go-Jek Kapan Nih?Foto: Infografis/Grab Resmi Manjadi Decacorn/Edward Ricardo




Grab Dapat Suntikan Dana Terbaru:
[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading