Mitra PayTren Milik Yusuf Mansyur Bisa Jadi "Bank Berjalan"

Tech - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
14 December 2018 11:22
Ustaz Yusuf mengatakan dengan diberikannya izin tersebut maka memungkinkan bagi mitra PayTren menjadi seperti
Jakarta, CNBC Indoensia - Pendiri penyedia layanan financial technology (fintech) PayTren Ustaz Yusuf Mansur mengatakan perusahaan yang didirikannya akan mendapat izin know your client (KYC/mengenal nasabah) secara digital setelah sebelumnya mendapatkan izin bisa melakukan transfer dana.

Ustaz Yusuf mengatakan dengan diberikannya izin tersebut maka memungkinkan bagi mitra PayTren menjadi seperti "ritel bank berjalan".

Kan Pay Tren dapat izin transfer, sebentar lagi dapat izin digital KYC yang memungkinkan mitra paytren sebagai agen berjalan atau "retail banking berjalan".

"Karena kalau bisa transfer dana, PayTren sudah seperti bank, bisa transfer, kirim uang dari PayTren ke semua bank dan sebaliknya. Bisa juga dari dalam dan luar negeri, termasuk remitansi untuk TKW dan lain-lain," kata Ustad Yusuf.


Sebelumnya diberitakan, bahwa Bank Indonesia (BI) telah memberikan izin penyelenggaran transfer dana kepada PT Verita Sentosa Internasional (PayTren). Dengan izin ini, PayTren kini bisa melakukan aktifitas sistem pembayaran seperti transfer dana hingga pembayaran skema QR Code (Quick Response Code).

"Ini pelengkap e-money yang ditunggu-tunggu, terima kasih doanya," ungkap pemilik PayTren Yusuf Mansur kepada CNBC Indonesia, Rabu (4/12/2018).

Dijelaskan Yusuf Mansur, izin dari BI ini akan memudahkan pengguna PayTren dalam melakukan transfer dana ke sesama PayTren dan ke perbankan.

PayTren adalah sebuah perangkat lunak berupa aplikasi yang digunakan untuk pembayaran dalam jaringan, seperti tagihan rutin, pembelian pulsa elektronik, dan tiket perjalanan.

"PayTren ke PayTren, nanti setelah itu PayTren ke semua bank, semua bank ke PayTren bisa saling transfer, kirim dan terima. Plus dalam dan luar negeri PayTren juga nanti ada di semua ATM dan mobile banking perbankan," paparnya.

Dalam lampiran tanda izin yang diterima, PayTren tercatat telah mendapatkan izin pada 3 Desember 2018. Dengan izin tersebut, Yusuf Mansur bercita-cita bisa menggunakan teknologi QR Code di masjid-masjid.

"Siap meng-QR-kan semua masjid dan mushala. Sistem sudah ready. Pekan depan kita kerja sama dengan Pemkot Tangerang, meng-QR-kan 1.200 masjid dan mushala," ungkapnya.

[Gambas:Video CNBC]



(hps/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading