Awas! Posting Meme di Facebook Cs Bisa Kena UU Hak Cipta

Tech - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
12 September 2018 20:29
Dengan UU Hak Cipta sensor terhadap konten akan semakin ketat.
Jakarta, CNBC Indonesia - Parlemen Uni Eropa (UE) sudah meloloskan undang-undang hak cipta yang kontroversial. Undang-undang itu bisa memaksa para raksasa teknologi untuk memasang penyaring yang mencegah pengunggahan konten dengan hak cipta.

Para anggota dewan di Starsbourg, Prancis, mengambil suara pada hari Rabu (12/9/2018) untuk mendukung perubahan instruksi UE. Instruksi itu ditujukan untuk membawa peraturan terkait hak cipta di blok itu ke abad 21.

Perubahan hak cipta lolos dengan 438 suara dukungan, 226 suara penolakan dan 39 suara abstain.


Namun, para kritikus mengatakan undang-undang itu akan membuat penyensoran menjadi hal yang normal dan kebebasan internet dibatasi. Para pengguna pun nantinya tidak dapat memposting konten seperti meme sampai tautan artikel dari media berita.

Kontroversi sebagian besar meliputi dua bagian undang-undang, yaitu Pasal 11 dan 13, dilansir dari CNBC International.

Pasal 11 akan memberi hak cipta publikasi pers terhadap penyebaran konten mereka secara online. Artinya, mereka bisa saja memungut biaya seperti Google News untuk mengumpulkan berita-berita mereka. Kritik menyebutnya sebagai "pajak tautan" yang efektif, tetapi para pendukung undang-undang itu mengatakan tautan (hyperlink) akan dikecualikan.

Sementara itu, Pasal 13 mewajibkan teknologi "pengenalan konten efektif" untuk menyaring konten yang dilindungi hak ciptanya. Pengkritik mengatakan bagian undang-undang ini bisa mengancam kemampuan pengguna media sosial dalam menyebarkan segala sesuatu, mulai dari meme sampai cuplikan musik dan lagu.

Perdebatan tentang undang-undang UE ini mengadu perusahaan-perusahaan media dan musisi dengan para raksasa teknologi terkait ketersediaan konten mereka secara online. Para pendukung undang-undang berpendapat bahwa orang-orang dan perusahaan di industri kreatif kekurangan pendapatan karena membagikan kekayaan intelektual mereka di platform digital.

Undang-undang itu khususnya bisa berdampak ke platform-platform seperti Facebook dan Youtube, yang sangat bergantung pada konten pengguna. Google dituduh melakukan lobi secara agresif guna mencegah instruksi ini diloloskan menjadi undang-undang.

Masalah ini telah menarik perhatian beberapa sosok terkemuka, baik di dunia teknologi maupun media. Beberapa yang sudah bereaksi terkait undang-undang ini adalah pionir internet Tim Berners-Lee, pendiri Wikipedia Jimmy Wales, mantan anggota Beatles Paul McCartney dan DJ asal Prancis David Guetta.



(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading