Cryptocurrency

Mantan CEO Wells Fargo Sebut Bitcoin 'Skema Piramida'

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
17 January 2018 11:40
Chairman dan CEO Wells Fargo Dick Kovacevich yang menyebut Bitcoin sebagai bentuk penipuan.
Jakarta, CNBC Indonesia - Daftar para bankir dunia yang mengecam Bitcoin bertambah. Terbaru, mantan Chairman dan CEO Wells Fargo Dick Kovacevich yang menyebut Bitcoin sebagai bentuk penipuan.

“Saya pikir itu adalah skema piramida, tidak masuk akal, saya terkejut harga Bitcoin tidak lebih rendah lagi,” ujarnya pada CNBC, Selasa (16/1/2018).

Sebelum Dick, ada Jamie Dimon Chairman dan CEO J.P. Morgan Chase yang menentang transaksi Bitcoin. Menurutnya Bitcoin merupakan fraud. Namun kemudian menarik ucapannya.


Meski menyebut Bitcoin sebagai penipuan, Dick menyatakan penipuan itu terjadi secara tidak langsung.


“Tidak ada kecurangan yang terjadi. Ini hanya skema piramida. Anda bertaruh seseorang akan membelinya dan beberapa orang benar. Fundamental tidak masuk akal,” tambah Dick.

Selasa kemarin, harga Bitcoin jatuh di bawah US$12.000. Ini harga terendah sejak 5 Desember lalu. Penurunan ini akibat munculnya kekhawatiran
investor akan rencana pemerintah Korea Selatan tutup semua bursa mata uang digital (cryptocurrency).

Skema piramida adalah sebuah skema money game yang dipopulerkan oleh Charles Ponzi. Skema ini mengiming-imingi sebuah penanaman modal dengan pengembalian bunga yang cukup besar. 

Salah satu kasus skema piramida terbesar adalah yang dilakukan Bernie Madoff. Ia berhasil menjaring dana investor hingga US$65 miliar. Dana tersebut tidak semuanya kembali pada investor.
Artikel Selanjutnya

Terus Membaik, Bitcoin Diperdagangkan Rp 152,27 Juta/Koin


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading